IHSG Sesi I Naik Tipis, Intip 3 Saham Cetak Lonjakan Tertinggi di Puncak Top Gainers
Penurunan indeks domestik dipimpin anjloknya sektor siklikal sebesar 2,16 persen. Sektor energi melemah 1,05 persen, sektor teknologi menyusut 0,59 persen, sektor properti menyusut 0,39 persen, sektor infrastruktur menurun 0,30 persen dan sektor bahan baku kehilangan 0,20 persen.
Sebaliknya, sektor transportasi berhasil membukukan kenaikan tertinggi sebesar 0,58 persen. Sektor keuangan melonjak 0,47 persen dan sektor non-siklikal naik 0,19 persen.
Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai dari sisi teknikal, indikator momentum menunjukkan sinyal yang relatif netral. Ini tercermin dari histogram MACD yang bergerak mendatar dan belum memberikan konfirmasi arah yang kuat.
"Sejalan dengan kondisi tersebut, kami memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan pergerakan yang datar dalam kisaran 8.650-8.700 pada sesi kedua perdagangan hari ini," lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Kamis, 18 Desember 2025.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten yang mencetak lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 antara lain:
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Saham INCO melesat 5,36 persen atau 210 poin menjadi 4.130.
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO)
Saham ADRO menyusul kenaikan sebesar 4,68 persen atau 85 poin ke level 1.900.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
Hasil positif juga dicatatkan saham MBMA sebesar 2,80 persen atau 15 poin ke posisi 550.