IHSG Ditutup Turun Tipis 10 Poin, Cek 3 Saham Tetap Perkasa di Zona Hijau
Pergerakan IHSG berada di dalam rentang area 8.623 hingga menyentuh area 8.721. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 33,34 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 3,45 juta kali.
Sektor energi mengalami koreksi terparah sebesar 3,45 persen. Penurunan juga dicatat sektor infrastruktur dan bahan baku, masing-masing tergerus 1,94 persen dan 1,40 persen.
Meski IHSG melemah, sektor kesehatan mencatat kenaikan tertinggi sebesar 3,50 persen. Sektor keuangan menguat 2,20 persen dan sektor non-siklikal meningkat 0,50 persen.
IHSG Ditutup Melemah
Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat merosotnya IHSG karena adanya rotasi pilihan saham investor dari saham konglomerasi ke saham bluechip. Khususnya saham perbankan, sempat membuat IHSG bergerak di teritori positif.
"Secara teknikal, indikator Stochastic RSI mendekati level oversold namun belum mengindikasikan reversal. Sedangkan MACD membentuk pelebaran histogram negatif dan IHSG kembali ditutup di bawah level MA5," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riser hariannya, Senin, 15 Desember 2025.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten di puncak jajaran saham unggulan sebagai berikut.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
Saham BBTN melejit 7,34 persen atau 80 poin dan ditutup ke level 1.170.
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
Saham TOWR melonjak sebesar 5,56 persen atau 30 poin menjadi 570.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
Saham KLBF menyusul penguatan sebesar 5,17 persen atau 60 poin hingga menembus area 1.220.