IHSG Ditutup Naik 1,41 Persen, Intip 3 Saham Top Gainers di Jajaran LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 19,14 triliun semengara volume transaksi mencapai Rp 362,62 juta. Nominal ini merupakan akumulasi dari total perdagangan sebanyak 2,03 juta transaksi.

Sektor bahan baku mencatatkan lonjakan tertinggi sebesar 4,42 persen lalu sektor industri naik 2,86 persen dan sektor konsumer siklikal menguat 2,58 persen. Lonjakan signifikan juga dicatatkan sektor transportasi sebesar 2,29 persen, sektor properti sebesar 2,17 persen, dan sektor energi naik 2,06 persen. 

IHSG

"IHSG rebound dari koreksi tajam sehari sebelumnya, yang dipicu oleh koreksi harga minyak mentah, penguatan indeks bursa Wall Street dan Asia, serta technical rebound. Semua sektor menguat dengan penguatan terbesar pada sektor basic materials seiring dengan reboundnya harga emas," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Selasa, 10 Maret 2026.

Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat indikator Stochastic RSI masih berada di area oversold. Namun, belum mengindikasikan terjadinya reversal. 

"Pembentukan histogram negatif MACD juga masih berlanjut. IHSG masih ditutup di bawah level MA5," lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah saham berhasil membukukan lompatan harga signifikan bersamaan bangkitnya IHSG. Berikut tiga top gainers di jajaran 45 saham unggulan (LQ45).

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Saham MBMA melejit dua digit sebesar 14,39 persen atau 95 poin ke level 755.

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)

Saham EXCL menguat 10,47 persen atau 270 poin hingga menembus area 2.850.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Saham INKP menyusul lonjakan sebesar 9,30 persen atau 825 poin menjadi 9.700.