IHSG Menguat 14 Poin pada Sesi I, Saham Plat Merah Dominasi Top Gainers di LQ45

Ilustrasi IHSG akan Reli pada perdagangan hari ini.
Ilustrasi IHSG akan Reli pada perdagangan hari ini.

Pergerakan IHSG terpantau sempat menyentuh level 9.100 sementara titik terendahnya di area 9.040. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 16,66 triliun dengan frekeunsi transaksi sebanyak 2,10 juta.

Kenaikan indeks domestik ditopang lonjakan sektor konsumer siklikal sebesar 1,56 persen. Sektor keuangan dan teknologi juga membukukan peningkatan cukup besar, masing-masing 0,91 persen dan 0,62 persen. 

Sebaliknya, sektor industri anjlok 2,20 persen disusul penurunan sektor bahan baku sebesar 1,09 persen dan sektor infratsrukturk sebesar 0,95 persen. 

Layar monitor pergerakan saham dan IHSG

Tim Analis Phintraco Sekuritas mengungkapkan IHSG melanjutkan momentum reli dan pasca mencatatkan rekor tertinggi sepajang masa (all time high). Menariknya, penguatan IHSG tetap berlangsung meskipun nilai tukar Rupiah melemah secara intraday ke level Rp16.875 per USD. 

Dari sisi teknikal, IHSG masih bergerak di atas MA5 dan MA20. Kondisi ini disertai dengan pelebaran histogram MACD di area positif yang mengonfirmasi berlanjutnya momentum bullish

"Sejalan dengan kondisi tersebut, kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 9.025–9.075 pada sesi kedua perdagangan hari ini," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian pada Kamis, 15 Januari 2026. 

Seiring kinclongnya IHSG, sejumlah saham berhasil membukukan lompatan harga signifikan hingga memuncaki jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 sebagai berikut.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

Saham BBNI melesat 4,82 persen atau 210 poin hingga menembus level 4.570.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)

Saham BBRI melonjak sebesar 2,42 persen atau 90 poin menjadi 3.810. 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Saham SMGR melambung sebesar 2,68 persen atau 70 poin ke posisi 2.680.