IHSG Ditutup Makin Perkasa Lampau Level 8.500, Cek 3 Saham di Puncak Jajaran LQ45

Ilustrasi IHSG akan Reli pada perdagangan hari ini.
Ilustrasi IHSG akan Reli pada perdagangan hari ini.

IHSG bergerak di rentang area 8.429 hingga 8.570 yang merupakan titik tertinggi yang berhasil dicapai sepanjang sesi perdagangan hari ini. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 45,52 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,49 juta kali. 

Sebagian besar sektor saham menguat. Hanya sektor kesehatan yang mengalami penurunan sebesar 0,10 persen.

Sektor properti mencetak lonjakan harga tertinggi sebesar 3,93 persen. Selain itu, sektor siklikal naik 2,54 persen dan sektor infrastruktur melonjak 2,36 persen.

Tim Analis Phintraco Sekuritas menyoroti, penguatan IHSG ini ditopang oleh rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI) bulan November 2025 yang berlaku efektif pada 25 November 2025. Saham BREN dan saham BRMS berhasil masuk dalam MSCI Global Standard Index membukukan penguatan tajam. 

Sentimen positif lainnya berasal dari upaya pemerintah bersama otoritas pasar modal melakukan kajian mendalam untuk menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI), yang merupakan mandat dari UU P2SK. RPP Demutualisasi akan menjadi dasar perubahan besar struktur kelembagaan BEI.

"Dari yang selama ini bursa dimiliki sepenuhnya oleh anggota bursa akan menjadi perseroan yang kepemilikannya dapat dimiliki lebih luas sehingga terjadi pemisahan antara status keanggotaan dan kepemilikan saham BEI," jelas analis Phintraco Sekuritas dikutip dari risetnya pada Senin, 24 November 2025. 

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas melihat IHSG ditutup menguat di atas level MA5 serta berhasil keluar dari area konsolidasinya dan mencapai level tertinggi baru. Indikator MACD dan Stochastic RSI juga mengindikasikan peluang berlanjutnya penguatan. 

Phintraco Sekuritas turut melaporkan saham-saham kinclong di puncak jajaran 45 saham unggulan karena berhasil membukukan lompatan harga tertinggi, antara lain:

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Alat berat di area operasi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Saham AMMN menguat sebesar 9,65 persen atau 625 poin dan ditutup pada level 7.100.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Saham TLKM menyusul kenaikan sebesar 5,71 persen atau 200 poin ke posisi 3.700.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA mencetak hasil positif sebesar 5,70 persen atau 5.700 poin menjadi 105.700.