IHSG Sesi I Rebound Kuat ke Level 8.000, Intip 3 Saham Top Gainers di LQ45

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai perdagangan membukukan nominal sebesar Rp 17,56 triliun. Total transaksi tercatat sebanyak 1,91 juta dengan volume perdagangan mencapai Rp 36,03 miliar.

Hampir seluruh sektor saham mencatatkan hasil positif. Sektor infrastruktru jadi satu-satunya yang tertinggal di zona merah dengan koreksi sebesar 0,37 persen.

Sebaliknya, sektor teknologi mencetak lonjakan tertinggi sebesar 5,37 persen. Kenaikan signifikan turut dicatat sektor bahan baku sebesar 4,91 persen dan sektor industri naik 3,27 persen.

Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai IHSG mampu bertahan diatas MA200 dikisaran level 7.794. Ini diiringi dengan indikator stochastic RSI yang membentuk Death Cross di oversold area.  

Pergerakan IHSG.

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi lanjutkan penguatan menuju level 8.050-8.075 pada perdagangan sesi kedua," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Selasa, 4 Januari 2026.

Dalam riset yang sama, Phintraco melaporkan tiga emiten saham di puncak jajaran 45 saham unggulan (LQ45) antara lain:

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Saham SCMA melonjak 14,02 persen atau 30 poin menjadi 244.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Saham BUMI menyusul kenaikan sebesar 10,00 persen atau 22 poin ke level 242

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Hasil positif turut dicatatkan saham INKP sebesar 7,93 persen atau 650 poin hingga menyentuh area 8.850.