IHSG Ditutup Tersungkur ke Level 8.657, Cek 3 Saham Top Gainers LQ45
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam pada penutupan perdagangan Selasa, 9 Desember 2025. IHSG melemah 0,61 persen atau 53,52 poin ke level 8.657,18.
Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit pergerakan IHSG terpantau berada dalam rentang area 8.626 hingga 8.749. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat sebesar Rp 24,28 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak 3,12 juta.
Koreksi indeks domestik dipicu koreksi mayoritas sektor saham. Sektor non-siklikal mengalami penurunan sebesar 0,74 persen, sektor kesehatan melemah 0,52 persen, sektor teknologi menyusut 0,27 persen, sektor energi turun 0,25 persen, sektor keuangan kehilangan 0,15 persen dan sektor siklikal turun 0,12 persen.
Sebaliknya, sektor properti melejit 1,88 persen. Lonjakan turut dicatatkan sektor industri sebesar 0,54 persen, sektor bahan baku naik 0,18 persen, sektor transportasi menguat 0,11 persen dan sektor infrastruktur melambung 0,06 persen.
Ilustrasi IHSG
Tim Analis Phintraco Sekuritas menyampaikan pelemahan IHSG disinyalir akibat aksi ambil untung (profit taking) setelah mencapai level tertinggi baru. Kemudian sentimen negatif juga berasal dari indeks bursa Asia yang cenderung melemah menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed).
"Di tengah kehati-hatian investor menjelang pertemuan the Fed yang akan dirilis hari Kamis dini hari," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya Selasa, 9 Desember 2025.
Secara teknikal IHSG terkoreksi membentuk candle bearish engulfing yang menandakan adanya potensi koreksi jangka pendek. Indikator Stochastic RSI mengindikasi bearish divergence yang mengindikasikan adanya peluang koreksi pada IHSG.
Phintraco Sekuritas turut melaporkan sejumlah saham yang mencatatkan hasil poaitif saat IHSG mengalami penurunan. Berikut tiga emiten yang memuncaki jajaran saham unggulan.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI membukukan lonjakan sebesar 7,94 persen atau 20 poin dan ditutup pada level 272.
Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Saham JPFA meningkat sebesar 4,62 persen atau 120 poin ke level 2.720.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Saham EXCL menguat 4,24 persen atau 140 poin menjadi 3.440.