IHSG Sesi I Terbang ke Level 8.434, Cek 3 Saham di Jajaran Top Gainers

Ilustrasi grafik pergerakan IHSG
Ilustrasi grafik pergerakan IHSG

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ketiga November dengan menembus level 8.434,20. IHSG menguat 0,76 persen atau 63,76 poin di akhir sesi pertama perdagangan Senin, 17 November 2025. 

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, pergerakan IHSG terpantau berada dalam rentang area 8.392 hingga 8.444. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat sebesar Rp 10,80 triliun dengan frekuensi jual-beli saham sebanyak 1,63 juta transaksi. 

Lonjakan IHSG sejalan menguatnya masyoritas sektor saham. Sektor properti melesat 2,12 persen, sektor siklikal meningkat 1,87 persen dan sektor energi naik 1,29 persen.

Hasil positif juga dicatatkan sektor infrastruktur menguat 0,72 persen, sektor transportasi naik 0,71 persen, sektor keuangan melaju 0,65 persen, sektor non-siklikal melambung 0,46 persen dan sektor industri naik 0,20 persen. Sebaliknya sektor bahan baku (basic materials) anjlok 0,75 persen disusul koreksi sektor kesehatan sebesar 0,57 persen dan sektor teknologi turun 0,09 persen. 

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat adanya pembentukan histogram positif pada MACD. Indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di overbought area. 

"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8400-8450 pada perdagangan sesi kedua," tulis Analis Phintrcao Sekuritas dalam risetnya dikutip Senin, 17 November 2025. 

Dalam riset tersebut, Phintraco Sekuritas melaporkan saham-saham yang mencatatkan lompatan harga signifikan. Berikut tiga saham top gainers di jajaran 45 saham unggulan atau LQ45.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA melonjak sebesar 6,77 persen atau 6.175 poin ke level 97.375.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Saham SCMA mencatat kenaikan sebesar 5,23 persen atau 18 poin menjadi 362.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI)

Saham BUMI mencetak penguatan sebesar 4,55 persen atau 10 poin ke posisi 230.