IHSG Berhasil Bangkit saat Investor Wait and See, 3 Saham Ini Perkasa di LQ45

Ilustrasi IHSG.
Ilustrasi IHSG.

 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil naik ke zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa, 16 Desember 2025. IHSG menguat 0,43 persen atau 36,81 poin terbang menembus level 8.686,47. 

Berdasarkan pantauan VIVA di Stockbit, IHSG melonjak ke level 8.696 saat pembukaan pasar kemudian terjun tajam menuju posisi 8.614 lalu berbalik menguat (rebound) jelang akhir perdagangan. Nilai transaksi di pasar reguler tercatat mencapai Rp 20,59 triliun dengan dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,74 juta kali. 

Penguatan ditopang kenaikan sejumlah sektor saham. Sektor teknologi membukukan lonjakan sebesar 3,16 persen, sektor energi menguat 1,37 persen dan sektor infrastruktur meningkat 0,84 persen. 

Di tengah bangkitnya indeks domestik, beberapa sektor lainnya masih mengalami koreksi. Sektor kesehatan merosot 0,15 persen, sektor keuangan melemah 0,10 persen dan sektor siklikal menyusut 0,06 persen. 

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Tim Analis Phintraco Sekuritas menuturkan bahwa IHSG cenderung bergerak sideways dalam kisaran sempit. Investor cenderung bersikap wait and see atau melakukan trading dalam jangka pendek sebagai respon meningkatnya ketidakpastian karena banyaknya data ekonomi global yang dirilis pekan ini serta adanya pertemuan beberapa bank sentral untuk membahas kebijakan moneter masing-masing. 

"Investor cenderung berhati-hati menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan dirilis pada Rabu, 17 Desember 2025," lanjut Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Selasa, 16 Desember 2025.

Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas menjelaskan negative slope MACD semakin melebar, namun Stochastic RSI berada di area oversold dan berpotensi membentuk Golden Cross. IHSG berhasil ditutup di atas level MA5.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan sejumlah saham yang sukses mencetak lompatan harga tertinggi sepanjang sesi perdangan. Berikut tiga saham yang memuncaki jajaran top gainers.

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Saham EMTK melonjak sebesar 8,89 persen atau 120 poin dan ditutup ke level 1.470. 

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA menguat sebesar 6,10 persen atau 6.150 poin menjadi 107.000.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR menyusul kenaikan sebesar 5,04 persen atau 130 poin hingga menembus area 2.710.