IHSG Berbalik Naik Tipis pada Penutupan, Cek 3 Saham di Jajaran Top Gainers
Pergerakan IHSG terpantau bergerak di kisaran area 8.873 hingga 8.980. Nilai perdagangan tercatat sebesar Rp 27,30 triliun dengan volume transaksi mencapai Rp 54,72 miliar dengan total perdagangan sebanyak 3,20 juta transaksi.
Sektor teknologi membukukan penguatan terbesar, yakni 2,14 persen. Kenaikan signifikan juga dicatatkan sektor konsumer siklikal sebesar 1,72 persen dan sektor infrastruktur sebesar 1,59 persen.
Sedangkan, sektor industri mengalami penurunan tajam sebesar 3,45 persen. Sektor baham baku merosot sebesar 1,43 persen dan sektor kesehatan juga melemah 0,47 persen.
Tim Analis Phintraco Sekuritas menilai adanya berita bahwa Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) membuka potensi Danantara akan mengambil alih 28 perusahaan yang dicabut izinnya karena bencana Sumatra, termasuk tambang emas anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR). Langkah ini mendorong penurunan signifikan pada saham UNTR dan PT Astra International Tbk (ASII) sehingga ikut membebani IHSG.
"Rebound-nya beberapa saham yang telah mengalami tekanan jual selama beberapa hari terakhir, membatasi pelemahan IHSG lebih lanjut, sehingga IHSG dapat ditutup menguat tipis," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya pada Selasa, 27 Januari 2026.
Dari sisi teknikal, indikator Stochastic RSI berada di area oversold dan berpotensi membentuk Golden Cross, tetapi histogram negatif MACD semakin melebar. IHSG ditutup di bawah level MA5, namun masih bertahan di atas level MA20.
Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten saham sukses membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45 sebagai berikut.
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
Saham GOTO melesat 8,33 persen atau 5 poin dan ditutup pada level 65.
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Saham SCMA melejit 6,29 persen atau 18 poin menjadi 304.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
Saham DSSA menyusul kenaikan sebesar 4,88 persen 5.400 poin hingga ke posisi 116.000.