IHSG Sesi I Naik Tipis, Saham Tambang Kuasai Jajaran Top Gainers
Kenaikan sejalam penguatan sederet sektor saham. Sektor energi memimpin lonjakan sebesar 2,19 persen lalu sektor bahan baku meningkat 1,45 persen, sektor transportasi melambung 0,84 persen, sektor industri melesat 0,73 persen dan sektor kesehatan naik 0,23 persen.
Sebaliknya, sektor teknologi anjlok 1,95 persen dan sektor infrastruktur turun 1,02 persen. Koreksi juga dicatatkan sektor properti sebesar 0,68 persen, sektor keuangan melemah 0,37 persen dan sektor non-siklikal merosot 0,17 persen.
Seorang pelaku pasar sedang memantau pergerakan IHSG.
Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, pembentukan histogram negatif pada MACD masih berlanjut. Indikator Stochastic RSI berada pada oversold area.
"Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.600-8.675 pada perdagangan sesi kedua," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya dikutip pada Senin, 22 Desember 2025.
Lebih lanjut, Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga saham sukses membukukan lompatan harga tertinggi di jajaran saham unggulan (LQ45) antara lain:
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Saham BUMI melesat dua digit sebesar 12,79 persen atau 44 poin menjadi 388.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
Saham INCO melonjak sebesar 6,57 persen atau 270 poin ke level 4.380.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM)
Saham ANTAM menyusul penguatan sebesar 3,26 persen atau 100 poin hingga menembus area 3.170