IHSG Melemah ke 8.209 di Sesi I, Cek 3 Saham Top Gainers LQ45

IHSG Ditutup Melemah
IHSG Ditutup Melemah

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 11,19 triliun sementara volume transaksi mencapai Rp 25,02 miliar. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari total perdagangan yang dilakukan para investor sebanyak 1,48 juta transaksi.

Sektor industri menjadi satu-satunya yang mencetak hasil positif, yakni menguat 2,06 persen. Selebihnya terdampar di zona merah.

Sektor transportasi mengalami penurunan paling dalam sebesar 1,53 persen. Sektor yang mengalami koreksi signifikan lain adalah sektor keuangan tergerus 0,79 persen dan sektor properti melemah 0,23 persen.

Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat indikayor Stochastic RSI saat ini bergerak turun dari area overbought menuju area netral. Sedangkan MACD masih berada di area positif dengan histogram yang mulai menyempit. 

Ilustrasi IHSG Anjlok

"Dengan kondisi tersebut, diperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 8.200 - 8.300 pada sesi kedua perdagangan hari ini," demikian proyeksi Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya dikutip Jumat, 27, Februari 2026.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan tiga emiten di jajaran 45 saham unggulan (LQ45) berhasil mencetak lompatan harga tetinggi (top gainers) antara lain:

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Saham INCO melesat 4,93 persen atau 350 poin menjadi 7.450. 

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Saham AMMN melonjak sebesar 3,08 persen atau 225 poin ke level 7.525.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS)

Saham PGAS menyusul kenaikan sebesar 3,04 persen atau 70 poin ke posisi 2.370.