IHSG Ditutup Lampaui Level 8.600, Cek 3 Saham di Jajaran Top Gainers
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu, 26 November 2025. IHSG menguat 0,94 persen atau 80,24 poin ke level 8.602.
IHSG bergerakan di dalam rentang area 8.503 hingga level 8.602. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 26,57 triliun dengan frekuensi transaksi sebanyak Rp 2,65 juta kali.
Penguatan IHSG hingga menembus rekor baru sejalan lonjakan sektor energi sebesar 2,34 persen. Sektor keuangan susul kenaikan sebesar 1,96 persen dan sektor bahan baku (basic materials) melambung 1,68 persen.
Sebaliknya, sektor transportasi terkoreksi paling parah sebesar 0,50 persen. Penurunan juga dialami sektor kesehatan sebesar 0,06 persen.
"Meningkatnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga The Fed di Desember menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya yang dikutip pada Rabu, 26 November 2025.
Seorang pelaku pasar sedang memantau pergerakan IHSG.
Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, IHSG bertahan diatas MA5 dan MA20 serta ditutup diatas level psikologis 8,600. Indikator MACD juga masih membentuk pelebaran positive slope.
Dalam riset yang sama, Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham paling kinclong di jajaran saham-saham unggulan setelah berhasil membukukan lompatan harga tertinggi, antara lain:
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Saham SMGR melejit sebesar 16,08 persen atau 410 poin dan ditutup pada level 2.960.
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Emiten tambang milik Bakrie Group, saham BUMI, menyusul di posisi kedua dengan kenaikan sebesar 10,17 persen atau 24 poin sehingga parkir di area 260.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL)
Hasil positif turut dicetak saham EXCL sebesar 4,00 persen atau 110 poin menjadi 2.860.