IHSG Ditutup Naik 24 Poin Ditopang Sektor Bahan Baku, Simak 3 Saham di Jajaran Top Gainers

Ilustrasi IHSG akan Reli pada perdagangan hari ini.
Ilustrasi IHSG akan Reli pada perdagangan hari ini.

Nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp 32,82 triliun. Total perdagangan sebanyak 3,83 juta transaksi.

"IHSG ditutup menguat menguat setelah sempat bergerak dua arah," ungkap Tim Analis Phintraco Sekurita dikutip dari riset hariannya pada Senin, 26 Januari 2026. 

IHSG. (foto ilustrasi)

Meski IHSG kinclong, tetapi mayoritas saham justru terkoreksi cukup dalam dipimpin sektor energi anjlok 2,39 persen. Koreksi imbas akibat pelemahan pada saham BUMI, PTRO dan DEWA yang disinyalir karena mengantisipasi pengumuman metodologi perhitungan free-float atas saham-saham di Indonesia oleh MSCI. 

Seektor properti rontok 2,04 persen, sektor konsumer siklikal tergerus 1,97 persen, sektor industri amblas 1,92 persen, sektor kesehatan melemah 1,54 persen, sektor infrastruktur menyusut 0,86 persen, sektor keuangan tergelincir 0,66 persen dan sektor teknologi turun 0,57 persen. 

Sebaliknya, sektor bahan baku melesat 4,45 persen ditopang dengan kenaikan harga komoditas. Penguatan juga dicatatkan sektor transportasi sebesar 1,67 persen dan sektor konsumer non-siklikal sebesar 0,41 persen. 

Dari sisi teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat indikator Stochastic RSI berada di area oversold tetapi belum menunjukkan reversal. Sementara itu, terjadi pelebaran histogram negatif di MACD. 

Berikut tiga saham dengan lonjakan tertinggi di jajaran 45 saham unggulan alias LQ45.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Saham ANTM melambung 10,96 persen atau 470 poin dan ditutup pada level 4.760.

PT Amman Mineral Internasional (AMMN)

Saham AMMN meningkat sebesar 9,03 persen atau 650 poin ke posisi 7.850.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)

Saham DSSA melonjak sebesar 5,84 persen atau 6.100 poin menjadi 110.600.