IHSG Menguat 1,24 Persen saat Penutupan Hari Ini, Cek 3 Saham Top Gainers di Jajaran LQ45
Nilai transaksi di pasar reguler tercatat mencapai Rp 18,71 triliun dengan volume transaksi sebesar Rp 398,80 juta. Total perdagangan sebanyak 2,45 juta transaksi.
Seluruh sektor saham kompak membukukan hasil positif. Sektor konsumer siklikal memimpin lonjakan sebesar 2,95 persen kemudian sektor industri naik 2,72 persen dan sektor properti melambung 1,97 persen.
Sektor transportasi menguat 1,74 persen, sektor infrastruktur melambung 1,80 persen, lalu sektor energi dan bahan baku mencetak penguatan 1,58 persen. Selanjutnya, sektor keuangan naik 1,36 persen, sektor kesehatan naik 1,23 persen, sektor teknologi naik 1,26 persen dan sektor konsumer non-siklikal naik 0,61 persen.
Pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Tim Analis Phintraco Sekuritas menyinggung penundaan review indeks Indonesi oleh FTSE Russell dapat diantisipasi oleh para investor. Penyedia indeks global menyatakan penundaan seiring berlangsungnya reformasi pasar modal domestik oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia berangsur-angsur mulai pulih kembali, selain didukung oleh tren penguatan indeks bursa global dan harga komoditas," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian pada Selasa, 10 Januari 2026.
Dari sisi teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas level MA5 didukung oleh berlanjutnya penyempitan histogram negatif MACD serta Stochastic RSI yang berlanjut reversal.
Phintraco Sekuritas turut melaporkan tiga emiten saham dengan lonjakan tertinggi sehingga berhasil memuncaki jajaran 45 saham unggulan (LQ45) sebagai berikut:
PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Saham SCMA melesat dua digit sebesar 12,50 persen atau 32 poin ditutup pada level 288.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)
Saham SMGR menguat 8,95 persen atau 230 poin hingga menembus level 2.800.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)
Saham ADMR naik 5,29 persen atau 95 poin menjadi 1.890.