IHSG Anjlok Imbas Profit Taking Jelang Libur Panjang, 3 Saham Ini Perkasa!

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mayoritas sektor saham mengalami penurunan. Sektor kesehatan anjlok paling parah sebesar 1,25 persen disusul sektor konsumer siklikal turun 0,92 persen, sektor konsumer non-siklikal tergerus 0,60 persen, sektor infrastruktur melemah 0,44 persen, sektor energi turun 0,27 persen, sektor keuangan menyusut 0,23 persen dan sektor teknologi turun 0,12 persen. 

Sementara itu, sektor bahan baku mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,46 persen. Sektor properti meningkat 0,95 persen, sektor transportasi menguat 0,44 persen dan sektor industri melonjak 0,13 persen.

"IHSG ditutup melemah yang antara lain didorong oleh aksi ambil untung menjelang long weekend," ungkap Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset harian pada Kamis, 12 Februari 2026.

Ilustrasi papan IHSG

Analis Phintraco Sekuritas menambahkan, investor masih cenderung melakukan strategi trading jangka pendek. Strategi ini dilakukan di tengah kondisi ketidakpastian yang masih ada. 

Dari sisi teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA5 dan MA200 meskipun tidak berhasil bertahan di atas level 8300. Meskipun disinyalir terjadi distribusi seiring dengan aksi ambil untung, namun histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI berlanjut bergerak menguat di area pivot. 

Walaupun IHSG anjlok, beberapa saham unggulan berhasil mencetak lompatan harga signifikan. Berikut tiga saham top gainers di jajaran LQ45.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Saham SMGR melesat 13,07 persen atau 370 poin ke level 3.200.

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)

Saham NCKL melejit sebesar 4,61 persen atau 65 poin menjadi 1.475.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Saham INCO membuntuti kenaikan sebesar 3,65 persen atau 250 poin dan ditutup pada area 7.100.