Top 8+ Gol Cristiano Ronaldo di Piala Dunia yang Tak Terlupakan, Nomor Terakhir Bikin Sejarah Dunia

Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, Piala Dunia 2006 Jerman, Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, Piala Dunia 2014 Brasil, Piala Dunia 2018 Rusia
Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo

 Cristiano Ronaldo mungkin sudah menginjak usia 41 tahun pada 5 Februari 2026, tapi namanya belum juga redup dari panggung sepak bola dunia. Di saat banyak pemain seusianya sudah pensiun atau menepi, megabintang Portugal itu masih aktif mencetak gol untuk klub dan tim nasional.

Ketajaman dan umur panjang kariernya membuat Ronaldo bukan sekadar pesepak bola, melainkan ikon generasi. Salah satu panggung yang paling menggambarkan mentalitas dan konsistensinya adalah Piala Dunia. Tak banyak pemain yang bisa terus mencetak gol lintas lima edisi turnamen terbesar sepak bola tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, Ronaldo telah mengoleksi delapan gol. Jumlah itu mungkin tak sebesar beberapa legenda lain, tetapi setiap golnya punya cerita, momen, dan nilai sejarah tersendiri.

Berikut perjalanan delapan gol Ronaldo di Piala Dunia yang membentuk warisannya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa.

Piala Dunia 2006 Jerman

1. Gol pertama Portugal vs Iran

Ronaldo masih berstatus rising star saat tampil di Jerman 2006. Usianya baru 21 tahun dan ia belum sepenuhnya menjadi pusat permainan Portugal. Gol perdananya lahir lewat titik putih saat menghadapi Iran. Portugal sudah unggul tipis ketika Ronaldo maju sebagai algojo. Dengan tenang, ia mengecoh kiper dan memastikan kemenangan timnya. Momen itu menjadi pembuka perjalanan panjangnya di ajang empat tahunan.

Piala Dunia 2010 Afrika Selatan

2. Gol kedua Portugal vs Korea Utara

Empat tahun berselang, Ronaldo datang sebagai kapten tim. Statusnya sudah berbeda, dari talenta muda menjadi bintang utama. Golnya ke gawang Korea Utara termasuk yang paling unik dalam sejarah Piala Dunia.

Saat berhadapan dengan kiper, bola sempat memantul mengenai leher dan kepalanya sebelum jatuh tepat di kakinya. Dalam posisi nyaris kehilangan keseimbangan, ia tetap mampu menendang bola ke gawang. Gol yang canggung tapi berujung manis.

Piala Dunia 2014 Brasil

3. Gol ketiga Portugal vs Ghana

Di Brasil, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia mencetak gol lewat sepakan voli memanfaatkan kemelut di depan gawang Ghana. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 untuk Portugal.

Sayangnya, hasil itu tak cukup menyelamatkan timnya dari fase grup. Meski begitu, Ronaldo tetap mempertahankan tradisi selalu mencetak gol di setiap Piala Dunia yang diikutinya.

Piala Dunia 2018 Rusia

4, Gol keempat kelima dan keenam Portugal vs Spanyol

Inilah malam yang sering disebut sebagai salah satu penampilan terbaik Ronaldo sepanjang karier internasionalnya. Menghadapi Spanyol, ia mencetak hattrick sekaligus.

Gol pertama lahir dari penalti cepat. Gol kedua tercipta lewat tembakan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper. Lalu, saat laga nyaris berakhir dan Portugal tertinggal, Ronaldo mengeksekusi tendangan bebas sempurna yang melengkung melewati pagar hidup.

Skor akhir 3-3, tetapi sorotan sepenuhnya milik Ronaldo. Ia sendirian menyeret Portugal keluar dari tekanan.

5. Gol ketujuh Portugal vs Maroko

Beberapa hari setelah hattrick, Ronaldo kembali jadi penentu. Kali ini lewat sundulan keras memanfaatkan sepak pojok. Gol cepat tersebut menjadi satu satunya gol di laga itu dan membawa Portugal meraih tiga poin penting.

Piala Dunia 2022 Qatar

6. Gol kedelapan Portugal vs Ghana

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Qatar, Ronaldo menorehkan sejarah. Lewat penalti ke gawang Ghana, ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda. Bukan cuma soal angka, tapi soal konsistensi selama hampir dua dekade di level tertinggi. Rekor itu menegaskan statusnya sebagai pemain yang selalu hadir di momen besar.

Delapan gol, lima Piala Dunia, dan rentang karier lebih dari 15 tahun di turnamen yang sama. Cristiano Ronaldo mungkin tak selamanya bermain, tetapi kisahnya di Piala Dunia akan terus dikenang sebagai bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan ambisi bisa membuat seorang atlet menantang waktu.