Gaji Lionel Messi Nomor 2 Tertinggi Setelah Cristiano Ronaldo, Kantongi Rp2,2 Triliun per Tahun di Inter Miami

Lionel Messi membela Inter Miami FC
Lionel Messi membela Inter Miami FC

Lionel Messi masih menjadi salah satu pesepak bola dengan bayaran paling fantastis di dunia. Meski kini bermain di Amerika Serikat bersama Inter Miami CF, pendapatan megabintang asal Argentina itu tetap sulit disaingi pemain lain.

Berdasarkan daftar terbaru pendapatan pesepak bola dunia 2026, Messi menempati posisi kedua pemain dengan bayaran tertinggi di dunia setelah rival abadinya, Cristiano Ronaldo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total pendapatan Messi diperkirakan mencapai USD 130 juta dolar Amerika Serikat per tahun atau setara sekitar Rp2,2 triliun. Nilai tersebut mencakup gaji dari klub, bonus, hingga pemasukan komersial dari berbagai kontrak sponsor global.

Angka itu masih berada di bawah Cristiano Ronaldo yang saat ini memperkuat Al Nassr FC. Kapten tim nasional Portugal tersebut dilaporkan mengantongi pendapatan hingga 280 juta dolar AS atau sekitar Rp4,9 triliun per tahun.

Meski demikian, Messi tetap menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Major League Soccer (MLS). Asosiasi Pemain MLS merilis daftar gaji terbaru pada Selasa, 14 Mei 2026. Dalam laporan tersebut, Messi tercatat menerima gaji pokok sebesar 25 juta dolar AS atau sekitar Rp438 miliar per tahun.

Pendapatan Messi bersama Inter Miami saja mencapai 28,3 juta dolar AS atau hampir Rp500 miliar per tahun.

Nilai fantastis itu muncul setelah Messi menandatangani perpanjangan kontrak bersama Inter Miami pada Oktober tahun lalu. Kesepakatan tersebut membuat peraih delapan Ballon d'Or itu bertahan di klub milik David Beckham hingga musim 2028.

Menariknya, angka hampir Rp500 miliar tersebut belum termasuk pemasukan dari berbagai kontrak sponsor pribadi yang selama ini melekat pada Messi. Eks bintang FC Barcelona dan Paris Saint-Germain itu juga disebut memiliki opsi kepemilikan saham di Inter Miami.

Jarak pendapatan Messi dengan pemain lain di MLS pun sangat mencolok. Posisi kedua daftar gaji MLS ditempati kapten tim nasional Korea Selatan, Son Heung-min, yang baru bergabung dengan Los Angeles FC.

Mantan pemain Tottenham Hotspur itu menerima gaji pokok sebesar 10,36 juta dolar AS atau sekitar Rp181 miliar per tahun. Sementara total kompensasi terjaminnya mencapai 11,2 juta dolar AS atau sekitar Rp196 miliar.

Di bawah Son, ada rekan Messi di Inter Miami sekaligus sesama pemain Argentina, Rodrigo De Paul, dengan kompensasi terjamin sekitar Rp170 miliar.

Pemain asal Meksiko, Hirving Lozano, menyusul di posisi berikutnya dengan pendapatan sekitar Rp163 miliar, meski belum tampil bersama San Diego FC sejak November lalu.

Sementara lima besar ditutup oleh pemain Atlanta United FC, Miguel Almirón, yang mengantongi kompensasi sekitar Rp138 miliar.

Dominasi Inter Miami tak hanya terlihat dari gaji Messi. Total pengeluaran klub untuk membayar pemain mencapai 54,6 juta dolar AS atau sekitar Rp957 miliar. Angka itu jauh meninggalkan LAFC yang berada di posisi kedua dengan total gaji sekitar Rp573 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika dibandingkan dengan klub bergaji terendah di MLS, yakni Philadelphia Union, perbedaannya bahkan hampir lima kali lipat. Philadelphia hanya mengeluarkan sekitar Rp205 miliar untuk seluruh skuad mereka.

Di usia 38 tahun, Messi masih menunjukkan pengaruh besar di lapangan. Ia telah mengoleksi 59 gol dari 64 pertandingan musim reguler MLS bersama Inter Miami. Musim lalu, Messi juga menjadi top skor liga dengan 29 gol dan kembali meraih penghargaan MVP MLS untuk musim kedua secara beruntun.