Cerita Beppe Marotta Menentang Transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus

Beppe Marotta, Inter Milan, Liga Italia, Juventus, Cristiano Ronaldo, Cerita Beppe Marotta Menentang Transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, membuka kisah lama soal keputusannya menentang transfer Cristiano Ronaldo, semasa dirinya bekerja di Juventus.

Beppe Marotta menjadi salah satu orang di balik kesuksesan Inter Milan meraih tiga trofi Liga Italia pada 2020-2021, 2023-2024, dan 2025-2026 .

Gelar juara Liga Italia musim 2025-2026 pun terasa spesial bagi Inter Milan, mengingat mereka di bawah kendali pelatih baru, yaitu Cristian Chivu.

Kisah Marotta soal Cristiano Ronaldo

Sebelum kemudian berkarier bersama Nerazzurri, Marotta dikenal sebagai salah satu sosok di balik delapan tahun kesuksesan Juventus di Liga Italia dari tahun 2010-2018.

Kini, Marotta masih punya tujuan untuk bisa membawa Inter Milan kompetitif di Eropa dan bisa memenangi trofi Liga Champions.

Inter Milan terakhir kali memenangi Liga Champions pada musim 2009-2010 ketika masih dipimpin oleh Massimo Moratti.

Namun, Marotta pun membuka tabir bahwa dirinya sempat melarang Juventus untuk mendatangkan megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo pada 2018.

Juventus pada akhirnya tetap mendatangkan Ronaldo yang berujung kepada kepergian Marotta dari posisinya sebagai CEO Juventus pada Oktober 2018.

Dua bulan kemudian, Marotta kemudian hengkang ke Inter Milan dan membawa kejayaan untuk klub asal Kota Mode tersebut.

“Saya tidak setuju dengan perekrutan Cristiano Ronaldo, tetapi masa saya di Juventus tidak berakhir karena itu,” katanya.

“Ketika pemilik klub melangkah maju, manajer harus mundur selangkah," ujar Marotta.

Beppe Marotta, Inter Milan, Liga Italia, Juventus, Cristiano Ronaldo, Cerita Beppe Marotta Menentang Transfer Cristiano Ronaldo ke Juventus

Pelatih Inter Milan, Christian Chivu, mengangkat trofi Coppa Italia. Inter Milan sukses merebut trofi Coppa Italia 2025-2026 usai mengalahkan Lazio 2-0 di partai final. Pertandingan Lazio vs Inter Milan berlangsung di Stadion Olimpico, Roma, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.

Marotta Siap Pensiun jika Inter Juara Liga Champions

Melanjutkan ungkapannya, pria berusia 69 tahun ini mengaku siap pensiun, jika Inter Milan bisa memenangi trofi Liga Champions.

Saat memimpin Juventus dan Inter Milan, Marotta total empat kali menemani timnya untuk tampil di final Liga Champions

Inter Milan sudah dua kali lolos ke final Liga Champions di bawah kepemimpinan Marotta, yaitu di musim 2022-2023 dan 2024-2025.

Tetapi, Inter yang kala itu dilatih oleh Simone Inzaghi harus merasakan kekalahan dari Manchester City (0-1) dan Paris Saint-Germain (0-5).

Sebelumnya, Juventus yang juga sempat dipimpin Marotta juga masuk di dua final Liga Champions, yaitu pada 2014-2015 dan 2016-2017.

Kala itu, Si Nyonya Besar bertekuk lutut dari dua raksasa Spanyol, yaitu Barcelona (2015) dan Real Madrid (2017)

"Impian saya selanjutnya? Terlalu mudah untuk mengatakan Liga Champions," katanya," ujar Marotta.

"Tentu saja saya ingin memenangkannya bersama Inter. Tim saya telah bermain di empat final dan kalah di semuanya. Jika kami memenangkan Liga Champions, saya bisa pensiun," imbuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang