Lagi Tidak Enak Badan, Ternyata Ini Minuman Terbaik
Ketika sedang sakit, banyak orang dianjurkan untuk memperbanyak minum air putih. Saran ini bukan tanpa alasan.
Menurut para ahli kesehatan, minum air bukan hanya menggantikan cairan yang hilang, tetapi juga membantu tubuh mempercepat proses pemulihan.
Manfaat minum air putih saat tidak enak badan
Berikut berbagai manfaat minum air saat tubuh tidak fit.
1. Menstabilkan volume darah
Memenuhi kebutuhan cairan harian membantu tubuh bekerja optimal pada tingkat seluler. Ahli kesehatan Dr. Zakhary menjelaskan bahwa hidrasi yang cukup dapat memperpendek waktu pemulihan saat sakit.
Air berperan penting dalam menjaga volume darah agar tetap stabil. Volume darah yang baik memastikan oksigen, nutrisi, elektrolit, dan sel imun dapat terdistribusi dengan lancar ke seluruh jaringan.
Aliran ini membantu tubuh mengirimkan “pasukan pertahanan” ke area yang membutuhkan.
2. Meningkatkan kekebalan tubuh
Minum air yang cukup berkaitan langsung dengan bagaimana tubuh melawan infeksi. Penelitian yang dikutip Dr. Zakhary dalam Journal of Applied Physiology menunjukkan dehidrasi dapat meningkatkan kadar kortisol, hormon stres yang dapat menekan fungsi imun.
Riset lain dalam jurnal iScience menemukan bahwa kurang minum dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus dan menurunkan jumlah sel imun. Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, kondisi usus lebih stabil dan respons imun bekerja lebih efektif.
3. Mengatur suhu tubuh dan aliran getah bening
Air membantu berbagai fungsi vital tubuh, mulai dari sirkulasi hingga pengaturan suhu. Hidrasi yang baik membantu menjaga aliran getah bening atau limfatik, yang berperan penting dalam transportasi sel-sel imun.
Minum air putih penting untuk hidrasi kulit, tapi bukan otomatis bikin glowing. Ini penjelasan dokter tentang cara kulit sehat dan bercahaya alami.
Air juga membantu ginjal membersihkan darah dari limbah dan produk inflamasi yang muncul saat tubuh melawan infeksi.
Ketika demam, air menggantikan cairan yang hilang dan membantu menjaga suhu tubuh tetap terkendali—penting untuk metabolisme sel dan respons imun.
4. Mencegah kram otot dan konstipasi
Dehidrasi saat sakit bisa menambah gejala yang tidak menyenangkan. Menurut Dr. Heller, air membantu menjaga kelembapan usus besar sehingga mencegah sembelit. Cairan yang cukup juga menjaga otot tetap terhidrasi sehingga terhindar dari kram.
Selain itu, air membantu fungsi ginjal tetap optimal, sehingga risiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih dapat berkurang.
5. Meningkatkan suasana hati dan konsentrasi
Rasa lemas dan sulit fokus saat sakit bisa semakin parah jika tubuh kekurangan air. Dr. Zakhary menjelaskan bahwa dehidrasi ringan saja sudah dapat memperburuk memori jangka pendek, fokus, kewaspadaan, hingga regulasi suasana hati.
Dengan hidrasi yang baik, fungsi kognitif dapat tetap terjaga.
Cara agar air putih lebih nikmat saat sakit
Minum air saat sakit tak selalu mudah, terutama jika tenggorokan nyeri atau perut terasa mual. Berikut beberapa trik agar tubuh tetap terhidrasi:
Tambahkan lemon dan madu
Lemon memberi rasa segar dan sedikit vitamin C, sementara madu membantu melapisi tenggorokan yang sakit.

Tambah timun atau jahe
Untuk mual, tambahkan irisan timun atau jahe. Timun memberi sensasi sejuk yang menyegarkan, sedangkan jahe dikenal membantu mengatasi masalah pencernaan.
Pilih suhu air yang sesuai kondisi
- Air hangat sering terasa nyaman saat sedang flu.
- Air dingin (tidak terlalu es) lebih mudah ditelan ketika perut mual.
- Minumlah sedikit-sedikit namun sering agar tidak membebani tenggorokan atau lambung.