Tok! Kementerian ESDM Pastikan Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Mengalami Kenaikan

tarif listrik, listrik subsidi, Tarif Listrik Rumah Tangga, tarif listrik Januari 2026, Tok! Kementerian ESDM Pastikan Tarif Listrik Januari–Maret 2026 Tidak Mengalami Kenaikan

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan tarif listrik yang berlaku mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini berlaku untuk periode triwulan I, yakni mulai Januari hingga Maret 2026.

Kabar baik bagi masyarakat, pemerintah memutuskan bahwa tarif listrik tidak naik alias tetap stabil. Keputusan ini mencakup seluruh golongan pelanggan, baik pelanggan listrik subsidi maupun pelanggan listrik non-subsidi.

Dengan demikian, nilai rupiah yang harus dibayarkan masyarakat dalam tagihan listrik bulanan dipastikan tidak mengalami perubahan di awal tahun ini.

Alasan Tarif Listrik Tetap Stabil

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa keputusan untuk tidak mengubah tarif listrik diambil demi menjaga daya beli masyarakat serta memberikan kepastian bagi para pelaku usaha di pembukaan tahun 2026.

Tri menjelaskan, meski secara perhitungan parameter ekonomi terdapat potensi perubahan nilai tarif, pemerintah memilih untuk menjaga stabilitas harga.

"Kami sampaikan bahwa tarif listrik untuk 13 golongan pelanggan non-subsidi tidak mengalami perubahan. Secara keseluruhan, tarif untuk 25 golongan pelanggan juga tetap," kata Tri Winarno dalam keterangan resminya, Kamis (1/1/2026).

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin keterjangkauan tarif listrik bagi seluruh lapisan masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan listrik nasional.

Kementerian ESDM juga memberikan instruksi khusus kepada PT PLN (Persero) untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan di seluruh Indonesia.

Rincian Tarif Listrik per 1 Januari 2026

Bagi Anda yang ingin merencanakan pengeluaran bulanan, berikut adalah daftar lengkap tarif tenaga listrik (tariff adjustment) yang berlaku mulai 1 Januari 2026:

1. Tarif Listrik Rumah Tangga Non-Subsidi

  • Golongan R-1/TR 900 VA (RTM): Rp 1.352 per kWh
  • Golongan R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan R-2/TR 3.500–5.500 VA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan R-3/TR/TM di atas 6.600 VA: Rp 1.699,53 per kWh

2. Tarif Listrik Bisnis & Industri

  • Golongan B-2/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp 1.444,70 per kWh
  • Golongan B-3/TM, TT di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • Golongan I-3/TM di atas 200 kVA: Rp 1.114,74 per kWh
  • Golongan I-4/TT di atas 30.000 kVA: Rp 996,74 per kWh

3. Tarif Listrik Fasilitas Pemerintah & Jalan Umum

  • Golongan P-1/TR 6.600 VA–200 kVA: Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan P-2/TM di atas 200 kVA: Rp 1.522,88 per kWh
  • Golongan P-3/TR (Penerangan Jalan): Rp 1.699,53 per kWh
  • Golongan L/TR, TM, TT: Rp 1.644,52 per kWh

4. Tarif Listrik Pelayanan Sosial

  • Golongan S-1/TR 450 VA: Rp 325 per kWh
  • Golongan S-1/TR 3.500 VA–200 kVA: Rp 900 per kWh
  • Golongan S-2/TM di atas 200 kVA: Rp 925 per kWh

5. Tarif Listrik Subsidi Rumah Tangga

  • Golongan R-1/TR 450 VA: Rp 415 per kWh
  • Golongan R-1/TR 900 VA: Rp 605 per kWh

Meski harga dipastikan tidak naik, pemerintah melalui Kementerian ESDM tetap memberikan imbauan agar masyarakat tetap melakukan penghematan listrik.

Penggunaan energi secara bijak dan efisien dinilai sangat krusial untuk mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan ketersediaan pasokan listrik bagi wilayah-wilayah yang membutuhkan.

Dengan kebijakan tarif listrik Januari 2026 yang stabil ini, diharapkan geliat ekonomi masyarakat dan dunia usaha dapat berjalan lebih tenang tanpa harus terbebani oleh kenaikan biaya operasional dari sektor energi.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang