Pemprov DKI Pastikan Tarif Baru Transjabodetabek Perhatikan Ekonomi Warga

TransJabodetabek P11 Rute Blok M-Bogor
TransJabodetabek P11 Rute Blok M-Bogor

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan penyesuaian tarif sejumlah rute Transjabodetabek dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat.

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan layanan Transjakarta, termasuk Transjabodetabek, mengemban fungsi pelayanan publik sehingga aspek keterjangkauan tarif menjadi perhatian utama pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemprov DKI Jakarta tetap berpegangan pada prinsip bahwa Transjakarta (termasuk Transjabodetabek) ada unsur Public Service Obligation (PSO) yang tentu salah satunya mengedepankan pertimbangan kemampuan ekonomi masyarakat," kata Chico, dilansir dari ANTARA, Selasa, 9 Juni 2026.

Meski begitu, Chico menjelaskan sampai saat ini Pemprov DKI belum memutuskan berapa tarif khusus untuk Transjabodetabek.

Chico juga tidak merinci rute mana saja yang nantinya akan dilakukan penyesuaian tarif. Menurut Chico, hal ini masih dalam pembahasan internal.

"Masih dalam proses pembahasan di internal," kata Chico.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan tarif Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian. Nantinya, tarif baru ini akan disesuaikan dengan jarak tempuh dan karakteristik layanan.

"Waktu itu saya juga menyampaikan, enggak mungkin Blok M-Soekarno-Hatta itu Rp3.500 karena naik Damri, naik yang lain, itu sudah rata-rata di atas Rp100.000," kata Pramono kepada wartawan di Urban Knowledge Hub, Jakarta Selatan, Senin, 8 Juni 2026.

Pramono pun menegaskan keputusan tarif Transjabodetabek segera diumumkan dalam waktu dekat. 

Maka dari itu, pengguna Transjabodetabek diharapkan dapat memahami rencana penyesuaian tarif yang dilakukan dengan mempertimbangkan jarak tempuh serta kualitas layanan yang diberikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pemerintah memastikan tarif yang diputuskan nantinya tetap terjangkau bagi masyarakat dan mendukung peningkatan penggunaan transportasi umum.

"Maka dengan demikian, akan ada penyesuaian, angkanya akan segera diputuskan dalam waktu dekat ini," jelas dia.