Profil Bupati Aceh Selatan: Umrah di Tengah Bencana, Picu Kemarahan Gubernur Mualem

Banjir menggenangi badan jalan nasional Aceh-Sumut di Desa Ladang Rimba, Kecamatan Trumon Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (29/11/2025).
Keberangkatan Bupati Aceh Selatan, Mirwan, bersama istrinya untuk menjalankan ibadah umrah memicu polemik publik.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, akhirnya memberikan penjelasan terkait isu tersebut.
MTA mengonfirmasi bahwa pada 24 November 2025, Mirwan memang telah mengajukan permohonan izin perjalanan luar negeri dengan alasan penting kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Namun, permohonan tersebut tidak disetujui.
"Atas dasar pertimbangan yang paling krusial, Aceh sedang dilanda bencana alam dan Gubernur sendiri telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi 2025 Aceh, maka Gubernur telah menyampaikan balasan tertulis permohonan tersebut tidak dapat dikabulkan atau ditolak," ujar MTA di Banda Aceh, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, Aceh Selatan termasuk wilayah terdampak parah banjir dan tanah longsor. Bahkan, Mirwan sendiri sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat bencana di daerahnya.
MTA mengatakan pihak pemerintah provinsi sudah diminta gubernur untuk melakukan klarifikasi kepada pejabat terkait di Aceh Selatan. Namun hingga saat ini, sejumlah pejabat yang dihubungi belum memberikan respons.
"Gubernur telah menegaskan apabila hal tersebut benar adanya, beliau akan melakukan teguran kepada Bupati Aceh Selatan," tuturnya.
Sikap tegas juga disampaikan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem. Ia mengaku tidak memberikan izin bagi Mirwan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri.
"Tidak saya teken (surat izin) untuk sementara waktu jangan pergi. Kalau dia pergi juga terserah sama Mendagri nanti sanksinya apa," kata Mualem saat ditemui wartawan di Lanud SIM Aceh Besar, Jumat (5/12/2025) sore.
Profil Mirwan, Bupati Aceh Selatan Terpilih 2024
Mirwan resmi terpilih sebagai Bupati Aceh Selatan dalam Pilkada 2024 setelah unggul dari tiga pasangan calon lainnya. Ia bersama wakilnya, Baital Mukadis, berhasil meraih 51.609 suara.
Berikut profil singkat Mirwan:
Biodata
Nama: H. Mirwan
Lahir: Pelumat, 9 Maret 1975
Riwayat Pendidikan
- S2 Magister Ilmu Politik, UNNAS (2015–2021)
- S1 Sarjana Ekonomi, STIEM ISM (1998–2014)
- SMA STMN 1 Banda Aceh (1992–1995)
- SMP Labuhanhaji Timur (1989–1992)
- SDN 1 Pelumat (1983–1989)
Riwayat Organisasi
- Ketua Kamomat (2004–2006)
- Penasehat Yayasan Panti Asuhan Payung Agung (2013–2016)
- Pembina Yayasan Mizan (2013–2023)
- Pembina Yayasan YPI (2019–2023)
- Pembina PEPPAS Jakarta (2022–2025)
- Dewan Penasehat PM LATIM (2019–2023)
- Pembina IKAMAS Jakarta (2023–2028)
- Calon Bupati Aceh Selatan (2018–2024)
Mirwan sebelumnya sempat maju dalam Pilkada 2018 berpasangan dengan Zirhan. Saat itu, pasangan Mirwan-Zirhan yang diusung Partai Aceh dan koalisinya menempati posisi ketiga.
Namun tekadnya tidak surut. Elektabilitasnya meningkat signifikan menjelang Pilkada 2024 hingga akhirnya ia berhasil memenangkan kontestasi politik tersebut.
Aset dan Karier Bisnis
Berdasarkan LHKPN, Mirwan tercatat sebagai kepala daerah terpilih dengan jumlah kekayaan terbesar di Aceh Selatan, yakni Rp 14.190.930.671.
Ia dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia usaha. Beberapa jabatan penting yang pernah dipegangnya, antara lain:
- Pelaksana Husni Utama Group (1995–1997)
- Pelaksana PT Alfindo Jaya Abadi Jakarta (1998–1999)
- Pengawas PT Lampiri Jakarta Utara (1999–2021)
- Direktur PT Ariesta (APM) (2002–2011)
- Direktur PT Desindo Putra Mandiri (2011–2014)
- Direktur PT Ariesta Motor Showroom (2010–sekarang)
- Komisaris PT Ariesta Aldundo Venturer (2011–sekarang)
Kasus keberangkatannya ke luar negeri di tengah status darurat bencana kini masih menunggu klarifikasi resmi dari pemerintah daerah dan Kementerian Dalam Negeri. Jika terbukti berangkat tanpa izin, sanksi administratif dapat dijatuhkan berdasarkan ketentuan perundang-undangan.
Sebagian artikel ini tayang di TribunTrends.com dengan judul Profil Mirwan Bupati Terpilih Aceh Selatan 2024, Kekayaan Rp 14 M, Pernah jadi Direktur Perusahaan
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang