Cerita Jemaah Umrah asal Ponorogo di Tengah Ketegangan Perang Timur Tengah

Umrah, Ponorogo, konflik Timur Tengah, Cerita Jemaah Umrah asal Ponorogo di Tengah Ketegangan Perang Timur Tengah, Kesaksian Jemaah di Mekkah, Daftar Rute Penerbangan yang Dibatalkan, Status Penerbangan Langsung (Direct Flight), Imbauan Kemenhaj untuk Jemaah

Eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah mulai berdampak pada aktivitas penerbangan internasional, termasuk perjalanan ibadah umrah. Sebanyak 9.400 jemaah umrah asal Jawa Timur yang saat ini berada di Tanah Suci menjadi perhatian serius otoritas terkait.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur, Asadul Anam, mengonfirmasi jumlah jemaah tersebut dan meminta keluarga di Tanah Air untuk tetap tenang.

"Semoga aman dan selamat kembali ke Tanah Air. Bagi keluarga jemaah di Jatim juga diminta tetap tenang. Terus komunikasi dengan pihak PPIU masing-masing dan sumber resmi agar informasinya bisa dipertanggungjawabkan," ujar Anam kepada media, Minggu (1/3/2026).

Kesaksian Jemaah di Mekkah

Moh Habib Abidulloh, salah satu warga Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang sedang menunaikan ibadah umrah, melaporkan bahwa situasi di Kota Suci Mekkah sejauh ini masih kondusif.

"Aman Mbak, kalau di Mekkah alhamdulillah aman," ungkap Habib.

Meski demikian, Habib mendapatkan informasi dari mutawif (pembimbing umrah) mengenai adanya perubahan rute penerbangan untuk menghindari wilayah konflik seperti Iran. Ia dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 17 Maret 2026, atau dua hari menjelang Lebaran.

"Kemarin tanya sama Mutawif bilang lewatnya agak muter dan biasanya lewat jalur Iran juga udah di atas. Situasi seperti ini muter. Hingga sampai hari ini, belum ada pemberitahuan pembatalan untuk saya dan rombongan," jelasnya.

Namun, Habib juga mendengar kabar adanya jemaah lain yang mengalami kendala kepulangan melalui Madinah.

"Yang hari ini pulang lewat Madinah katanya ada yang masih tertahan karena ketegangan konflik Timur Tengah. Semoga segera teratasi," harap Habib.

Daftar Rute Penerbangan yang Dibatalkan

Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jawa Timur mencatat adanya pembatalan penerbangan di sejumlah bandara strategis di Timur Tengah.

Ketua DPD Amphuri Jatim, Mohamad Sufyan Arief, menjelaskan bahwa hal ini merupakan dampak dari serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran ke lima titik di negara Timur Tengah lainnya.

Berdasarkan data Amphuri Jatim, rute penerbangan yang dibatalkan hingga 2 Maret 2026 pukul 23.59 meliputi tujuan:

  • AMM (Amman, Yordania)
  • KWI (Kuwait)
  • DXB (Dubai, UEA)
  • AUH (Abu Dhabi, UEA)
  • DOH (Doha, Qatar)
  • BAH (Bahrain)
  • SVO (Moskow, Rusia)
  • PEW (Peshawar, Pakistan)

"Selain tujuan utama, untuk transit di bandara-bandara tersebut juga dibatalkan," tambah Sufyan.

Status Penerbangan Langsung (Direct Flight)

Kabar baiknya, penerbangan langsung (direct flight) dari Indonesia menuju Jeddah dilaporkan masih berjalan normal. Beberapa maskapai yang melayani rute ini dipastikan belum terdampak secara signifikan.

"Alhamdulillah yang direct seperti Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, dan Lion Air masih aman," kata Sufyan.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LAZISNU Jatim, Afif Amrullah, yang sedang membawa jemaah dari Surabaya menggunakan maskapai Lion Air, menyatakan bahwa rombongannya telah mendarat dengan selamat di Bandara Haji Jeddah pada Minggu (1/3/2026).

"Jemaah kami dari PT Borneo Exotic Tour atau Be Travel Surabaya bisa terbang dan mendarat. Hingga saat ini belum ada informasi terkait dampak perang terhadap jadwal kegiatan maupun kepulangan," pungkas Afif.

Imbauan Kemenhaj untuk Jemaah

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus berkoordinasi dengan KJRI Jeddah dan KBRI Riyadh untuk memantau keselamatan warga negara Indonesia. Jemaah diimbau untuk:

  • Tetap tenang dan mengikuti arahan maskapai serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).
  • Mewaspadai potensi penjadwalan ulang (reschedule) atau penundaan penerbangan.
  • PPIU diminta aktif menjalin komunikasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi.

Hingga saat ini, Garuda Indonesia dilaporkan melakukan re-route untuk penerbangan menuju Amsterdam melalui Kairo, Mesir, guna menghindari wilayah udara yang berisiko.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Cerita Warga Ponorogo Jalani Ibadah Umrah di Tengah Perang Timur Tengah, Pesawat Memutar

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang