Profil Amizaro Waruwu, Bupati Nias Utara yang Sujud di Depan Menteri Desa

Menteri Desa PDT, Sumatera Utara, Nias Utara, kemiskinan, daerah 3T, Amizaro Waruwu, Bupati Nias Utara, Profil Amizaro Waruwu, Bupati Nias Utara yang Sujud di Depan Menteri Desa

Sosok Bupati Nias Utara, Amizaro Waruwu menjadi perhatian usai bersujud di hadapan Menteri Desa PDT Yandri Susanto dan pejabat lainnya saat rapat koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal di Jakarta pada Rabu (25/2/2026).

Forum itu juga dihadiri oleh Wakil Menteri Desa PDT Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, dan pejabat kementerian/lembaga lainnya.

Mulanya, Bupati Nias Utara itu menyampaikan langsung kondisi kemiskinan dan ketertinggalan di wilayahnya.

Usai memaparkan beragam persoalan daerahnya, ia tiba-tiba bersujud di samping podium sebagai bentuk permohonan agar pemerintah pusat memberi perhatian lebih bagi Nias Utara.

"Sehingga kami Pak, mohon. Ya. Kami sudah capek miskin. Kami mewakili kawan-kawan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar)," ujar Amizaro Waruwu, yang langsung sujud di samping podium.

"Kami mohon akses kami kepada Bapak Presiden Republik Indonesia," lanjutnya, dikutip dari kanal YouTube KEMENDESPDT.

Profil Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu

Dilansir dari laman Pemkab Nias Utara, Amizaro Waruwu lahir di Fadoro, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, pada 23 Maret 1976.

Riwayat pendidikannya ditempuh seluruhnya di wilayah Nias.

Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri 071143 Afulu (1984–1990), kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Afulu (1990–1993) dan SMU Negeri 1 Lahewa (1994–1997).

Lalu, jenjang pendidikan tinggi dirampungkannya di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Gunungsitoli pada 2003.

Latar belakang pendidikan tersebut menjadi modal awalnya sebelum terjun ke dunia politik.

Karier Politik: Dari DPRD hingga Bupati

Karier politik Amizaro Waruwu dimulai saat bergabung dengan Partai Pelopor. Langkahnya berlanjut ketika ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Nias Utara periode 2009–2014.

Dalam perjalanan berikutnya, ia berlabuh ke PAN dan kembali duduk sebagai anggota DPRD untuk periode 2014–2019.

Ia juga sempat menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Utara melalui mekanisme Penggantian Antarwaktu (PAW) pada 2019–2020.

Puncak karier politiknya terjadi pada Pilkada 2020. Saat itu, Amizaro Waruwu berpasangan dengan Yusman Zega dan berhasil memenangkan kontestasi, sehingga dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara.

Menang Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2024

Pada Pilkada 2024, pasangan Amizaro Waruwu–Yusman Zega kembali maju. Mereka diusung koalisi besar yang terdiri dari NasDem, Hanura, PAN, Golkar, Gerindra, PDIP, dan PSI.

Berdasarkan data KPU, pasangan ini menghadapi kotak kosong dalam pemilihan tersebut. Hasil akhir menunjukkan Amizaro–Yusman meraih 47.562 suara, sedangkan kotak kosong memperoleh 11.250 suara.

Kemenangan itu mengukuhkan posisi Amizaro Waruwu sebagai Bupati Nias Utara untuk periode 2025-2029.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Profil Amizaro Waruwu, Bupati Nias Utara Sujud Depan Menteri, Ngaku Capek Miskin, Hartanya Rp1,6 M"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang