Mendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan karena Umrah saat Bencana

Mendagri Berhentikan Sementara Bupati Aceh Selatan karena Umrah saat Bencana

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberhentikan sementara Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, selama tiga bulan dari jabatannya. Sanksi ini dijatuhkan karena Mirwan berangkat umrah tanpa izin di saat daerahnya dilanda bencana.

“Sesuai dengan aturan undang, bahwa ke luar negeri tanpa izin itu adalah pemberhentian sementara. Jadi bukan pemberhentian tetap, pemberhentian sementara selama 3 bulan,” kata Tito, di Gedung Kemendagri, Jakarta, Selasa.

Mendagri menambahkan Mirwan juga tidak mengajukan izin perjalanan luar negeri ke Kemendagri, padahal sebelumnya permohonan izinnya sudah ditolak Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

“Kalau umrah ya bisa ditunda, kan sunnah ya. Sementara ini masyarakat, membantu rakyat, itu ibadah juga dan menurut saya ibadah yang utama gitu,” imbuh Tito.

Kepada media, Tito membenarkan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meminta agar Mirwan dicopot dari jabatannya. Namun, lanjut dia, sesuai aturan sanksi yang diberikan kemendagri adalah pemberhentian sementara.

“Nanti kita minta yang bersangkutan untuk selama tiga bulan nanti ya bolak-balik ke Mendagri untuk magang, kita bina kembali nanti yang bersangkutan,” tandasnya, dikutip Antara.

Dari catatan Kemendagri, wilayah terdampak bencana di Aceh Selatan meliputi 6 kecamatan dan 12 kampung. Sebanyak 5.940 orang mengungsi di empat titik pengungsian. Selain itu, 750 rumah rusak berat, 460 hektar sawah terendam lumpur, 35 hektar kebun gagal panen, serta 70 hektar tambak gagal panen. (*)