Profil Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang yang Resmi Jadi Kader Gerindra
— Bupati Kabupaten Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi menjadi kader Partai Gerindra.
Sebelumnya, ia berstatus sebagai kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, menyampaikan bahwa keputusan menerima Dony sebagai kader tidak diambil secara spontan.
Menurut Soegiono, Dony mempunyai semangat juang dengan partai dalam konteks membanfun bangsa.
"Kenapa kami berbesar hati menerima Bapak Bupati Sumedang menjadi anggota terbaru Partai Gerindra itu karena apa yang telah Pak Dony buktikan malam hari ini,” ucap Sugiono, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).
“Apa yang telah Pak Dony perjuangkan, Pak Dony lakukan untuk masyarakat Sumedang, menjaga alam, budaya, masyarakat, menjaga bapak-bapak dan ibu-ibu yang menjadi masyarakat yang dipimpinnya, itu yang sudah ditunjukkan,” lanjutnya.
Profil Dony Ahmad Munir
Dilansir dari Tribunnews, Rabu (11/2/2026), Dony Ahmad Munir lahir di Sumedang, Jawa Barat, pada 5 Desember 1973.
Ia merupakan cucu ulama terkenal setempat, K.H. Mama Satibi, serta anak dari pasangan K.H. Moch. Subki Ma'mun dan Hj. Ikah Musmikah.
Dony pernah menempuh studi di Fakultas Teknik dan Industri Sekolah Tinggi Teknologi Garut (STTG) Jawa Barat. Ia meraih gelar sarjana dari kampus ini pada 1998.
Ia kemudian menempuh studi magister di Universitas Padjadjaran dan lulus tahun 2005.
Setelah itu, Dony melanjutkan pendidikannya ke S-3 Universitas Padjadjaran. Ia meraih gelar doktor pada 2020.
Sementara itu, karier Dony di dunia politik dimulai saat ia menjadi Anggota DPRD Kabupaten Sumedang periode 1997–1999.
Ia kembali terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Sumedang untuk periode 1999–2004.
Setelah itu, ia dipercaya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang pada 2004–2009.
Dony kemudian melangkah ke tingkat provinsi sebagai Anggota DPRD Jawa Barat periode 2009–2014.
Kariernya berlanjut ke tingkat nasional sebagai Anggota DPR RI pada 2014–2018. Sejak 2018 hingga sekarang, ia menjabat sebagai Bupati Sumedang.
Harta Kekayaan Dony Ahmad Munir
Merujuk Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKN) per 19 Mei 2025, harta kekayaan Dony mencapai R 3.329.116.638.
Kekayaan Dony terdiri dari:
Tanah dan Bangunan
- Tanah dan bangunan seluas 210 m²/210 m² di Kabupaten/Kota Bandung, hasil sendiri: Rp 250.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 4.070 m²/280 m² di Kabupaten/Kota Sumedang, hasil sendiri: Rp 120.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 350 m²/200 m² di Kabupaten/Kota Sumedang: Rp 229.650.000
- Tanah seluas 872 m² di Kabupaten/Kota Sumedang, hasil sendiri: Rp23.544.000
- Tanah dan bangunan seluas 500 m²/108 m² di Kabupaten/Kota Sumedang, hasil sendiri: Rp 250.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 350 m²/200 m² di Kabupaten/Kota Sumedang, hasil sendiri: Rp 36.050.000
- Tanah dan bangunan seluas 350 m²/200 m² di Kabupaten/Kota Sumedang, hasil sendiri: Rp 36.050.000
- Tanah dan bangunan seluas 90 m²/45 m² di Kabupaten/Kota Sumedang, hasil sendiri: Rp 300.000.000.
Kendaraan
- Sepeda motor Honda Vario tahun 2014, hasil sendiri: Rp 8.000.000
- Mobil Mitsubishi Pajero tahun 2015, hasil sendiri: Rp 250.000.000
- Mobil Mitsubishi Pajero tahun 2018, hasil sendiri: Rp 192.670.321.
Harta Lainnya
- Harta bergerak lainnya: Rp155.500.000
- Kas dan setara kas: Rp1.478.152.317.