Konflik Timur Tengah Memanas, Sejumlah Rute Penerbangan Umrah dari Jatim Dibatalkan

Eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah mulai berdampak serius pada sektor penerbangan internasional. Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jawa Timur melaporkan adanya pembatalan massal sejumlah rute penerbangan menuju berbagai bandara di kawasan tersebut.
Kondisi ini dipicu oleh serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran dengan menyasar lima titik di lima negara Timur Tengah lainnya.
Daftar Rute Penerbangan yang Dibatalkan
Ketua DPD Amphuri Jatim, Mohamad Sufyan Arief, mengonfirmasi bahwa kebijakan pembatalan ini berlaku setidaknya hingga Senin (2/3/2026) malam pukul 23.59 WIB. Gangguan ini mencakup penerbangan tujuan utama maupun transit.
"Kami di Amphuri Jatim mendapat pemberitahuan bila rute penerbangan yang dibatalkan hingga 02 Maret 2026 pukul 23.59 adalah untuk tujuan AMM (Amman), KWI (Kuwait), DXB (Dubai), AUH (Abu Dhabi), DOH (Doha), BAH (Bahrain), SVO (Moscow), dan PEW (Peshawar)," ujar Sufyan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (1/3/2026).
Sufyan menambahkan, pembatalan ini tidak hanya menyasar penumpang dengan tujuan akhir kota-kota tersebut, tetapi juga bagi jemaah yang direncanakan melakukan transit di bandara-bandara terkait.
Namun, ia belum merinci maskapai mana saja yang terdampak secara keseluruhan.
Penerbangan Langsung (Direct Flight) Masih Aman
Kabar baiknya, bagi jemaah umrah asal Indonesia, khususnya dari Jawa Timur yang menggunakan layanan penerbangan langsung (direct flight) menuju Jeddah, Arab Saudi, operasional sejauh ini masih terpantau normal.
"Alhamdulillah yang direct seperti Garuda Indonesia, Saudia Arabian Airlines, dan Lion Air masih aman," lanjut Sufyan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LAZISNU Jatim, Afif Amrullah, yang saat ini tengah mendampingi jemaah umrah asal Surabaya, melaporkan bahwa perjalanan mereka tidak terhambat oleh situasi geopolitik yang memanas.
Jemaah yang berangkat pada Sabtu (28/2/2026) menggunakan maskapai Lion Air (PT Borneo Exotic Tour/Be Travel Surabaya) telah mendarat dengan selamat di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
"Alhamdulillah jemaah kami bisa terbang dan mendarat di Bandara Haji Jeddah," kata Afif, Minggu (1/3/2026).
Kondisi Jemaah di Tanah Suci
Afif menjelaskan bahwa setibanya di Jeddah, jemaah langsung melanjutkan perjalanan menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait perubahan jadwal kegiatan maupun kepulangan akibat dampak perang.
"Jadwal kegiatan maupun kepulangan juga masih sama. Namun untuk penerbangan dari Surabaya ke Jeddah hari ini (Minggu), kami belum tahu apakah ada pembatalan," tuturnya.
Ia pun berharap situasi di Timur Tengah segera mereda agar tidak mengganggu kekhusyukan ibadah para jemaah.
"Kami berharap semoga selalu diberi keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah umrah dengan adanya peristiwa perang di Timur Tengah ini," pungkas Afif.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Amphuri Jatim Ungkap Kondisi Jemaah Umrah dengan Penerbangan Direct ke Jeddah
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang