Rupiah Melemah Seiring Meningkatnya Spekulasi The Fed Batal Pangkas Suku Bunga
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.707 per Kamis, 6 November 2025. Posisi rupiah itu menguat 22 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 16.729 pada perdagangan Rabu, 5 November 2025.
Sementara perdagangan di pasar spot pada Jumat, 7 November 2025 hingga pukul 09.13 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp 16.708 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 7 poin atau 0,04 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.701 per dollar AS.
Ilustrasi mata uang Rupiah.
Meningkatnya spekulasi bahwa The Fed tidak akan memangkas suku bunga pada bulan Desember 2025, utamanya ditekankan setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, memperingatkan bahwa pemangkasan suku bunga pada bulan Desember bukanlah sesuatu yang pasti.
Data ekonomi swasta yang kuat juga menopang dolar, karena data ketenagakerjaan non-pertanian ADP menunjukkan angka yang lebih tinggi dari perkiraan untuk bulan Oktober. Hal itu menandakan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat. Data indeks manajer pembelian juga menunjukkan aktivitas bisnis AS tetap kuat.
Pelaku pasar lebih fokus pada data ekonomi swasta untuk mendapatkan petunjuk mengenai ekonomi AS, karena penutupan pemerintah memasuki hari ke-36 dan menunda rilis beberapa data resmi utama. Data ekonomi yang kuat pada hari Rabu membuat para pedagang semakin menurunkan ekspektasi untuk pemangkasan suku bunga pada bulan Desember.
Para pedagang diperkirakan memperkirakan peluang pemangkasan sebesar 25 basis poin pada bulan Desember sebesar 59,3 persen, turun dari 70,3 persen sehari sebelumnya, menurut CME Fedwatch.
Selain itu, Departemen Perhubungan AS berencana untuk mulai memangkas penerbangan hingga 10 persen mulai Jumat ini, di 40 bandara dengan volume tinggi di tengah kekhawatiran keselamatan akibat kurangnya pengontrol lalu lintas udara, ujar Menteri Perhubungan Sean Duffy pada hari Rabu.
Rencana pemangkasan ini muncul ketika penutupan pemerintah AS memasuki hari ke-36 berturut-turut, dan mengganggu layanan pemerintah di sebagian besar wilayah negara. Sekitar 13.000 pengontrol lalu lintas udara dan 50.000 agen keamanan transportasi telah bekerja tanpa bayaran akibat penutupan tersebut.
Ilustrasi Uang Rupiah
Puluhan ribu penerbangan tertunda sejak penutupan dimulai, sementara kekurangan staf TSA juga menyebabkan kepadatan di bandara-bandara besar.
Pada perdagangan sore kemarin, mata uang rupiah ditutup menguat 16 point sebelumnya sempat menguat 15 point dilevel Rp.16.701 dari penutupan sebelumnya di level Rp.16.717. Sedangkan untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp. 16.700 Rp.16.750
"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.700 - Rp 16.750," ujarnya.