IHSG Terkoreksi ke 7.544, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga BI

Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2021.
Penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia 2021.

IHSG dibuka naik hingga menyentuh area 7.569 bahkan sempat mencapai level 7.527 sebagai titik tertinggi intraday. Setealah itu, indeks bergerak fluktuasi dengan tren melandai jelang akhir penutupan sesi pertama. 

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 9,17 triliun dan volume transaksi harian mencapai Rp 25,05 miliar. Aktivitas perdagangan yang dilakukan investor relatif tinggi, yakni sebanyak 1,63 juta transaksi. 

Sektor energi memimpin penurunan sebesar 0,60 persen lalu sektor teknologi turun 0,26 persen dan sektor kesehatan kehilangan 0,08 persen. 

Ilustrasi IHSG.

Sebaliknya, sektor transportasi melesat 3,98 persen. Kenaikan juga dicatatkan sektor keuangan sebesar 0,99 persen dan sektor industri menguat 0,79 persen. 

"(Koreksi) seiring perhatian pasar masih tertuju pada rilis suku bunga acuan Bank Indonesia yang dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB hari ini," ucap Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu, 22 April 2026. 

Analis Phintraco Sekuritas menambahkan, secara teknikal IHSG menunjukkan tren yang melemah tercermin. Indikator histogram MACD yang menyempit serta indikator stochastic yang berada di area overbought.

"Kami memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang 7.500–7.600 pada perdagangan hari ini," demikian proyeksi Analis Phintraco Sekuritas.

Sejumlah emiten berhasil membukukan hasil positif saat indeks terkoreksi. Berikut tiga saham melonjak paling tinggi (top gainers) di jajaran saham unggulan (LQ45).

Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII melambung 3,95 persen atau 260 poin menjadi 6.575,

Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)

Saham ITMG melonjak 3,14 persen atau 825 poin hingga menembus area 27.075.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)

Saham PTBA menguat 2,41 persen atau 70 poin ke level 2.980.