IHSG Sesi I Ceria Sambut The Fed Pangkas Suku Bunga, 3 Ini Saham Kinclong
Mayoritas sektoral mencetak hasil positif. Beberapa sektroral dengan lonjakan signifikan antara lain sektor teknologi melesat 4,10 persen, sektor bahan baku melambung 1,55 persen, sektor transportasi meningkat 1,28 persen, dan sektor energi naik 1,02 persen.
Sebaliknya, tiga sektoral mengalami koreksi. Sektor keuangan melemah 0,55 persen, sektor industri menyusut 0,44 persen dan sektor properti tergerus 0,05 persen.
Gubernur Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell.
"Menyambut Langkah The Fed semalam yang akhirnya memangkas suku bunga sebanyak 25 basis poin (bps), IHSG pada akhir sesi I ini ditutup menguat," tulis analis Mirrae Asset Sekuritas dalam keterangannya, Kamis, 18 September 2025.
Secara teknikal, analis Phintraco Sekurita melihat adanya pembentukan histogram positif pada MACD terus berlanjut. Indilator Stochastic RSI menuju overbought area.
"Kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 8.000-8.075 pada perdagangan sesi kedua," tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Lebih lanjut, analis Mirrae Asset Sekuritas melaporkan emiten saham grup konglomerasi yang dikendalikan Prajogo Pangestu menjadi penopang utama kenaikan pasar. Saham CUAN melejit 5,32 persen, saham PTRO meningkat 14,70 persen, dan BREN melonjak 2,24 persen.
Phintraco Sekuritas melaporkan tiga emiten saham di LQ45 yang berhasil mencetak lompatan harga tinggi hingga masuk jajaran top gainers, di antaranya:
Barito Pacific Tbk (BRPT)
Saham BRPT melesat sebesar 16,94 persen atau 420 poin menembus area 2.900.
Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Saham SCMA menguat 10,14 persen atau 30 poin menjadi 326.
Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
Hasil positif juga dicatatkan saham JPFA sebesar 7,54 persen atau 150 poin dan ditutup di level 2.140.