Dibuka Menguat, IHSG Cenderung Datar di Tengah Optimisme The Fed Pangkas Suku Bunga
IHSG dibuka menguat 28 poin atau 0,34 persen di level 8.577 pada pembukaan perdagangan Selasa, 2 Desember 2025.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi datar alias sideways pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpotensi sideways hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 2 Desember 2025.
Papan pergerakan IHSG (Foto ilustrasi)
Pasar saham Asia bervariatif pada Senin kemarin, dengan sentimen risiko yang positif berkat optimisme pemangkasan suku bunga The Fed. Sementara Yen menguat, seiring investor menimbang peluang kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ) dalam waktu dekat usai pidato Gubernur BOJ, Kazuo Ueda di Nagoya.
Investor mencermati pernyataannya untuk mencari sinyal waktu kenaikan suku bunga berikutnya. Dalam pidatonya, Ueda menyebutkan BOJ akan mempertimbangkan “plus and minus” dari kenaikan suku bunga pada rapat bulan Desember.
Di pasar saham, indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,89 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,67 persen, Shanghai Composite menguat 0,65 persen, Kospi Korea Selatan turun 0,16 persen, dan S&P/ASX 200 Australia berkurang 0,57 persen. Sementara itu, Straits Times Singapura bertambah 0,05 persen dan FTSE Malaysia KLCI meningkat 1,25 persen.
Di domestik, BPS melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencatatkan inflasi sebesar 0,17 persen secara month-to-month (mtm) pada November 2025, atau lebih rendah dibandingkan inflasi bulan lalu yang mencapai 0,28 persen (mtm)
Sedangkan, inflasi November tercatat 2,72 persen secara year-on-year (yoy), lebih rendah dari 2,86 persen (yoy) pada Oktober 2025. Adapun inflasi secara year-to-date (ytd) mencapai 2,27 persen.
"Support IHSG berada di level 8.440-8.500 sementara resist IHSG di rentang 8.570-8.600," ujarnya.
Sebagai informasi, indeks-indeks utama Wall Street kompak melemah pada perdagangan Senin kemarin, didorong aksi jual di aset kripto yang memicu volatilitas tinggi di awal Desember. Indeks S&P 500 ditutup turun 0,53 persen, Nasdaq Composite melemah 0,38 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,9 persen.
Saham-saham terkait kripto seperti Coinbase dan MicroStrategy terkoreksi tajam, seiring dengan sektor teknologi yang juga mengalami tekanan. Saham Broadcom dan Super Micro Computer masing-masing turun lebih dari 4 persen dan 1 persen. Sedangkan, saham Synopsys naik setelah Nvidia mengumumkan investasi di perusahaan tersebut.