Bursa Asia Bergerjolak saat Optimisme The Fed Pangkas Suku Bunga Makin Kuat Karena Ini

Daya Tarik Kota Osaka Jepang
Daya Tarik Kota Osaka Jepang

ADP merupaka perusahaan penyedia perangkat lunak dan layanan manajemen sumber daya manusia (SDM) di AS. Perusahaan melaporkan data penggajian (payrolll) perusahaan swasta telah memangkas 32.000 pekerja pada bulan November 2025.

Pada bulan sebelumnya, jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 47.000 ribu perja di berbagai posisi. Laporan PHK ini jauh dari perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones yang memprediksi sebanyak 40.000.

Laporan ADP merupakan gambaran lapangan kerja terakhir yang didapatkan The Fed sebelum menggelar rapat pada tanggal 9-10 Desember 2025. Pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 89 persen, jauh lebih tinggi daripada perkiraan penurunan suku bunga beberapa minggu lalu, menurut alat CME FedWatch.

Gubernur Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, menguat 0,3 persen pada awal perdagangan pasar. Indeks Topix naik 0,33 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi, merosot 0,45 persen. Sedangkan, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil meningkat 0,12 persen.

Di Australia, indeks ASX/S&P 200, dibuka datar. Kontrak Berjangka untuk Indeks Hang Seng Hong Kong menunjuk pembukaan lebih tinggi menjadi 25.829 dari 25.760,73.

Wall Street menutup perdagangan dengan cerah lantaran ketiga indeks utama kompak naik. Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 408,44 poin atau 0,86 persen dan ditutup pada level 47.882,90.

Indeks S&P 500 melonjak 0,30 persen ke level 6.849,72. Sementara itu, Nasdaq Composite mencatat kenaikam sebesar 0,17 persen dan ditutup pada area 23.454,09.