Apa yang Terjadi Pada Tubuhmu Jika Minum Es Teh Setiap Hari?
Di Indonesia, es teh sudah menjadi "minuman nasional" tidak resmi yang menemani setiap waktu makan.
Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya, apa dampaknya bagi tubuh jika kebiasaan ini dilakukan hampir setiap hari?
Mengacu pada laporan kesehatan dari Real Simple, teh sebenarnya adalah salah satu minuman paling sehat di dunia setelah air putih.
Namun, ketika kita bicara tentang "es teh" yang dikonsumsi rutin, ada beberapa catatan penting yang perlu kamu ketahui, mulai dari manfaat luar biasa hingga peringatan yang harus diwaspadai.
1. Tubuh Mendapat Pasukan "Penjaga" (Antioksidan)
Teh—baik itu teh hitam, hijau, maupun putih—kaya akan polifenol, yaitu sejenis antioksidan. Mengutip Real Simple, antioksidan ini berfungsi untuk melawan radikal bebas dalam tubuh yang bisa merusak sel.
"Teh mengandung flavonoid yang dikenal dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi peradangan," ungkap Neva Cochran, RDN, seorang konsultan nutrisi asal Dallas.
Jika kamu minum es teh tanpa gula tambahan, kamu sebenarnya sedang memberikan "investasi" jangka panjang bagi kesehatan pembuluh darahmu.
2. Mood Lebih Stabil, Tapi Hati-hati dengan Kafein
Minum es teh setiap hari bisa membantu kamu merasa lebih fokus. Ini berkat kandungan kafein dan L-theanine, asam amino yang memberikan efek relaksasi tanpa rasa kantuk.
Namun, jumlahnya harus diperhatikan. Jika kamu minum es teh dalam porsi besar (seperti gelas jumbo) beberapa kali sehari, asupan kafein yang berlebihan bisa memicu kecemasan atau gangguan tidur.
Pastikan kamu tidak meminumnya terlalu dekat dengan waktu tidur, ya!
3. Kabar Baik untuk Kesehatan Jantung
Rutin meminum teh dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular.
Senyawa dalam teh membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menjaga fleksibilitas arteri.
Namun, ada satu syarat mutlak, es teh tersebut tidak boleh dibanjiri gula.
4. Bahaya Gula Tambahan
Ini adalah poin paling krusial bagi pencinta es teh manis. Masalah utama dari minum es teh setiap hari bukanlah pada tehnya, melainkan pada gula pasir atau sirup yang ditambahkan.
Pendapat Pakar:
Anna-Maria Volgraf, RDN, menekankan bahwa konsumsi gula berlebih dalam minuman dapat memicu lonjakan insulin, peningkatan berat badan, hingga risiko diabetes tipe 2.
"Jika es tehmu sangat manis, manfaat antioksidan dari teh bisa 'tertutup' oleh dampak buruk gulanya," jelasnya.
Apa yang Terjadi pada Ginjal?
Bagi kamu yang memiliki riwayat batu ginjal, sebaiknya batasi konsumsi teh hitam. Teh hitam mengandung oksalat, senyawa yang jika dikonsumsi berlebihan dapat mengkristal di ginjal dan membentuk batu.
Para pakar menyarankan untuk menyeimbangi asupan teh dengan minum air putih yang cukup sepanjang hari.
Tips Menikmati Es Teh yang Lebih Sehat
Agar kebiasaan minum es teh harianmu tetap memberikan manfaat maksimal, cobalah tips berikut:
- Kurangi Gula Secara Bertahap: Jika belum terbiasa tawar, kurangi porsi gula perlahan sampai kamu bisa menikmati rasa asli teh.
- Tambahkan Rasa Alami: Gunakan irisan lemon, daun mint, atau sedikit perasan jeruk nipis untuk rasa segar tanpa kalori tambahan.
- Seduh Sendiri: Es teh buatan rumah jauh lebih sehat daripada es teh kemasan botol yang biasanya mengandung pengawet dan pemanis buatan tinggi.
Minum es teh setiap hari bisa sangat menyehatkan bagi jantung dan otak, asalkan kamu mengontrol kadar gulanya. Jadi, besok jangan lupa pesan "Es Teh Tawar" ya untuk hasil terbaik bagi tubuhmu!
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang