Teh Hijau Vs Teh Hitam, Mana Lebih Baik Redakan Peradangan?
Teh hijau dan teh hitam sama-sama dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
Kedua jenis teh ini mengandung antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas serta mengurangi peradangan dalam tubuh.
Dilansir dari EatingWell, Senin (11/5/2026), teh juga menjadi salah satu minuman paling populer di dunia.
Meski teh hitam masih paling banyak dikonsumsi, popularitas teh hijau terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, jika berbicara soal membantu mengurangi peradangan, mana yang lebih baik antara teh hijau dan teh hitam?
Teh hijau dinilai unggul dalam kandungan antioksidan
Teh hijau dikenal memiliki kandungan antioksidan tinggi, terutama senyawa polifenol yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.
ilustrasi teh hijau
Ahli gizi Roxana Ehsani mengatakan teh hijau diproses lebih singkat dibanding jenis teh lainnya sehingga kandungan antioksidannya tetap terjaga.
Teh hijau juga mengandung senyawa antioksidan bernama EGCG yang disebut memiliki efek antiinflamasi atau membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Sejumlah penelitian menunjukkan kandungan tersebut dapat membantu menghambat zat pemicu peradangan di dalam tubuh.
Ahli gizi Liz Weiss mengatakan konsumsi teh hijau secara rutin dapat membantu mengurangi peradangan ringan dalam jangka panjang, terutama jika dibarengi pola hidup sehat.
Beberapa penelitian juga mengaitkan teh hijau dengan manfaat bagi kesehatan pencernaan, kesehatan otak, hingga membantu menurunkan risiko sejumlah penyakit kronis.
Dalam satu cangkir berukuran sekitar 240 mililiter, teh hijau umumnya mengandung sekitar 30 miligram kafein.
Manfaat teh hitam bagi kesehatan
Sementara itu, teh hitam juga memiliki manfaat kesehatan meski diproses dengan cara berbeda.
Teh hitam berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau, yaitu Camellia sinensis.
Ilusrasi teh hitam.
Namun, daun teh hitam dibiarkan mengalami proses oksidasi sehingga warnanya menjadi lebih gelap dan menghasilkan senyawa antioksidan yang berbeda.
Teh hitam mengandung senyawa bernama theaflavin dan thearubigin yang juga memiliki manfaat antioksidan dan membantu melawan peradangan.
Menurut Weiss, kandungan tersebut juga dikaitkan dengan kesehatan jantung serta membantu menjaga fungsi pembuluh darah.
Dalam satu cangkir ukuran sekitar 240 mililiter, teh hitam biasanya mengandung sekitar 50 miligram kafein.
Mana yang lebih baik?
Para ahli menyebut tidak ada “pemenang” mutlak antara teh hijau dan teh hitam karena keduanya sama-sama dapat membantu mendukung pola makan sehat dan mengurangi peradangan jika dikonsumsi secara rutin.
Meski begitu, teh hijau dinilai sedikit lebih unggul karena kandungan antioksidannya lebih tinggi. Namun, perbedaan manfaat antara keduanya disebut tidak terlalu besar.
Karena itu, para ahli menyarankan memilih jenis teh yang paling disukai agar lebih mudah dikonsumsi secara rutin.
Untuk mendapatkan manfaat kesehatan, sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi sekitar tiga hingga lima cangkir teh per hari dapat membantu memberikan manfaat yang lebih optimal.
Meski demikian, konsumsi dalam jumlah lebih sedikit tetap bisa memberikan manfaat bagi tubuh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang