Presiden Prabowo Beri 1.123 Sapi Meugang untuk Warga Aceh Utara Jelang Lebaran 2026
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memastikan penyaluran bantuan sapi untuk tradisi meugang Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 telah berjalan.
Bantuan tersebut berasal dari Presiden Prabowo Subianto dan ditujukan bagi masyarakat, khususnya korban terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.
Juru bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan bantuan tersebut telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan siap disalurkan ke masyarakat.
"Alhamdulillah, bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk pembelian sapi tradisi meugang Idul Fitri 1447 Hijriah bagi korban terdampak bencana sudah masuk dalam Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)," kata Muntasir Ramli di Aceh Utara, Rabu (18/3/2026) dikutip dari Antara.
Berapa jumlah bantuan sapi yang diberikan?
Muntasir menjelaskan bahwa Kabupaten Aceh Utara menerima sebanyak 1.123 ekor sapi untuk kebutuhan meugang Idul Fitri 1447 Hijriah. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 19,5 miliar.
Setiap ekor sapi dihargai sekitar Rp 17 juta dengan berat rata-rata 296 kilogram. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melaksanakan tradisi meugang, terutama bagi mereka yang terdampak bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kelompok masyarakat (pokmas) yang ada di masing-masing gampong atau desa.
Muntasir menyebutkan bahwa mekanisme ini mengikuti petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, telah mentransfer langsung dana pembelian sapi kepada pokmas di 852 gampong yang tersebar di 27 kecamatan.
Dengan mekanisme ini, diharapkan proses distribusi dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Bagaimana distribusi sapi ke setiap wilayah?
Dari total 1.123 ekor sapi, sebanyak 852 ekor didistribusikan ke 852 gampong, dengan masing-masing desa menerima satu ekor sapi.
Sementara itu, sisa 271 ekor sapi disalurkan ke kecamatan yang paling parah terdampak bencana. Penentuan distribusi tambahan ini mempertimbangkan jumlah kepala keluarga (KK) penerima manfaat di wilayah tersebut.
Langkah ini dilakukan agar bantuan dapat dirasakan secara lebih merata, terutama oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Apa makna tradisi meugang bagi masyarakat Aceh?
Tradisi meugang merupakan salah satu budaya khas masyarakat Aceh yang dilakukan menjelang hari besar keagamaan, seperti Ramadan dan Idul Fitri.
Dalam tradisi ini, masyarakat biasanya memasak dan mengonsumsi daging bersama keluarga sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur.
Bagi masyarakat yang terdampak bencana, bantuan sapi meugang ini memiliki arti penting karena membantu mereka tetap dapat menjalankan tradisi tersebut di tengah keterbatasan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Muntasir menyebutkan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat.
"Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil dan Wakil Bupati Tarmizi Panyang menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Ketua Satgas PRR Pasca-Bencana Sumatera/Mendagri Tito Karnavian dan Pemerintah Aceh atas kepedulian kepada warga terdampak bencana banjir," kata Muntasir.
Bantuan ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial di tengah pemulihan pasca-bencana.
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini