Cara Aman Makan Telur Meski Punya Kolesterol, Tetap Lezat Tanpa Mengubah Rasa

cara makan telur, Cara Aman Makan Telur Meski Punya Kolesterol, Tetap Lezat Tanpa Mengubah Rasa, 1. Konsumsi telur dengan lengkap, 2. Pilih teknik memasak telur yang rendah lemak, 3. Padukan telur dengan makanan tinggi serat, 4. Pilih kombinasi ini, 5. Perhatikan waktu makan yang tepat

Sebagai salah satu bahan makanan yang banyak diolah dan banyak digemari, telur selalu menjadi pilihan masakan yang mudah dibuat. Selain itu, banyak orang yang menyukainya karena memiliki sumber protein yang terjangkau untuk hidangan sehari-hari.

Namun, bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, mengonsumsi telur tentu perlu batasan agar tidak berlebihan.

Maka dari itu, untuk menghindari kesalahan makan telur yang beresiko pada penyakit, kamu perlu memahami cara makan telur yang tepat.

Dilansir dari Times of India, ini langkah terbaik untuk mengkonsumsi telur tanpa khawatir akan adanya resiko kolesterol berlebihan pada tubuh.

1. Konsumsi telur dengan lengkap

Biasanya, kebanyakan orang memilih untuk memakan telur dengan memisahkan antara kuning dan putih telur karena adanya perbedaan selera. Padahal kedua kombinasi ini baik untuk mendapatkan nutrisi telur yang lengkap.

Telur terdiri dari dua bagian utama, yaitu putih dan kuning telur, yang sama-sama memiliki manfaat bagi tubuh.

Putih telur dikenal kaya protein berkualitas tinggi, sementara kuning telur mengandung lemak sehat, vitamin A, D, B12, kolin, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan mata dan otak.

Karena itu, membuang kuning telur justru dapat mengurangi nilai gizi telur secara keseluruhan.

Jika tidak ada anjuran khusus dari dokter, mengonsumsi telur utuh dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi lengkap sekaligus memberi rasa kenyang lebih lama.

2. Pilih teknik memasak telur yang rendah lemak

Cara mengolah telur sangat mempengaruhi dampaknya terhadap kesehatan. Metode memasak seperti merebus atau mengukus dapat membantu mempertahankan kandungan nutrisi tanpa menambah banyak kalori maupun lemak tambahan.

Sebaliknya, jika kamu menggoreng telur dengan mentega atau minyak dalam jumlah banyak dapat meningkatkan asupan lemak jenuh..

3. Padukan telur dengan makanan tinggi serat

Untuk memastikan kamu mengonsumsi telur yang tinggi serat maka sebaiknya dipadukan dengan makanan tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian utuh.

Kombinasi ini tidak hanya membantu pencernaan lebih lancar, tetapi juga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Misalnya, telur dapat disajikan bersama bayam, tomat, atau roti gandum untuk menciptakan menu yang lebih seimbang.

4. Pilih kombinasi ini

Saat mengkonsumsi telur, pastikan bahwa kamu tidak memasangkan telur dengan sejumlah makanan ini. Sebab, makanan seperti roti putih, daging olahan dan keju memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga beresiko meningkatkan kolesterol.

Kamu bisa menggantinya dengan makanan seperti roti gandum, serta menggunakan rempah-rempah sebagai pengganti garam dan mentega. Dengan begitu, telur yang kita konsumsi akan lebih sehat dan rendah lemak.

5. Perhatikan waktu makan yang tepat

Selain memperhatikan olahan kombinasi antara telur dengan olahan menu lainnya, kamu juga perlu mempertimbangkan waktu makan telur yang benar.

Waktu di pagi dan siang hari merupakan waktu yang tepat karena makanan mudah dicerna dengan baik dan menghasilkan lemak dengan lebih efisien.

Sebaliknya, makan telur di malam hari bisa diyakini bisa mengganggu pencernaan dan menimbulkan efek samping seperti asam lambung, kembung, atau resistensi insulin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang