Duduk Perkara Kasus Penipuan WO Ayu Puspita, Pakai Modus Harga Menggiurkan
Wedding organizer (WO) Ayu Puspita atau PT APS diduga melakukan penipuan terhadap para pengantin yang menjadi klien jasa penyelenggara pernikahan tersebut.
Kasus penipuan WO Ayu Puspita pertama kali terungkap setelah seorang perias pengantin mengunggah laporan di media sosial TikTok soal pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Unggahan pada hari Sabtu (6/12/2025) tersebut memicu perhatian warganet hingga sejumlah orang menjadi korban mengomentarinya.
Para korban ini kemudian membuat grup WhatsApp dan berkoordinasi melalui grup tersebut, terutama untuk menyamakan informasi.
Mereka menduga pihak WO menawarkan paket layanan yang serupa dan menggiurkan kepada banyak pasangan, sehingga menarik banyak pesanan dalam waktu bersamaan.
Dilansir dari , Senin (8/12/2025), menurut keterangan polisi, modus yang digunakan WO Ayu Puspita adalah menawarkan paket pernikahan lengkap, tetapi layanan tidak dipenuhi pada hari pelaksanaan.
Tamay (26) menjadi salah satu korban penipuan WO Ayu Puspita, di mana saat hari-H (Sabtu, 6 Desember 2025) katering makanan tidak datang, dan di lokasi hanya ada dekorasi.
Seorang pelapor juga mengaku telah melunasi biaya sebesar Rp 82.740.000 untuk paket pernikahan melalui rekening atas nama Ayu Puspita Dinanti.
Namun, pada hari resepsi, tidak ada fasilitas yang disediakan sebagaimana tercantum dalam kesepakatan.
Pola penipuan yang dialami korban lain juga serupa, yakni WO menerima pembayaran penuh, namun tidak memberikan layanan pada hari H.
Hingga saat ini jumlah laporan korban sudah mencapai 87 orang dari berbagai tempat. Sementara kerugiannya masih dikalkulasi pihak kepolisian.
Sejumlah korban penipuan juga berasal dari luar Jakarta, seperti Cimanggis, Cileungsi, Bogor, hingga Bekasi.
5 orang pihak WO Ayu Puspita jalani pemeriksaan
ilustrasi pernikahan. kasus penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita.
Pada Minggu (7/12/2025) malam, rumah pemilik WO Ayu Puspita di Jalan Beton, Kayu Putih, Jakarta Timur, didatangi sejumlah orang yang menjadi korban.
Dikutip dari , Selasa (9/12/2025), para korban yang mengalami kerugian datang untuk menuntut Ayu Puspita bertanggung jawab atas perbuatannya.
Kini, pemilik WO Ayu Puspita dikabarkan telah dibawa ke Mapolres Jakarta Utara bersama sejumlah korban yang ingin mendapatkan penjelasan terkait dugaan penipuan tersebut.
Selain pemilik WO Ayu Puspita, beberapa pihak terkait, termasuk tim marketing juga diboyong ke Polres Jakarta Utara.
Total ada lima orang dari WO Ayu Puspita yang telah dibawa dan masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.
Sebelumnya mereka sempat dibawa oleh Polres Jakarta Timur setelah menerima laporan warga, kemudian diserahkan ke Polres Metro Jakarta Utara karena laporan resmi terkait kasus ini berada di wilayah hukum Jakut.
Pemilik WO Ayu Puspita mengaku akan menjual sejumlah asetnya untuk mengembalikan dana atau membayar ganti rugi kepada para klien yang merasa dirugikan.
Ayu Puspita akan menjual rumah baru yang ia beli dengan sistem kredit atau KPR untuk membayar ganti rugi para korban penipuan.
Diketahui, operasional usahanya selama ini bergantung pada pemasukan dari penjualan paket pernikahan berikutnya dan pendapatan dari pameran pernikahan yang diikuti.
Ayu mengatakan, masalah yang kini menjerat usahanya merupakan kejadian pertama sejak ia menjalankan bisnis WO.
Selama ini, ia mengeklaim tidak pernah memiliki persoalan berarti, termasuk dalam penyediaan katering.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang