Top 10+ Negara Mini Lolos ke Piala Dunia, Ada yang Penduduknya Cuma 100 Ribu Orang!

Trofi Piala Dunia, 10. Slovenia (1,9 juta), 9. Uruguay (1,9 juta), 8. Uni Emirat Arab (1,9 juta), 7. Kuwait (1,5 juta), 6. Irlandia Utara (1,4 juta), 5. Trinidad & Tobago (1,3 juta), 4. Paraguay (860.000), 3. Tanjung Verde (528.000), 2. Islandia (340.000), 1. Curacao (185.000)
Trofi Piala Dunia

 Bagi banyak pemain, tampil di putaran final Piala Dunia adalah pengalaman yang dianggap lumrah. Namun bagi sejumlah negara berpopulasi kecil, pencapaian itu menjadi kebanggaan yang luar biasa. 

Di saat negara besar seperti Cina, India, hingga Indonesia sulit lolos ke Piala Dunia, negara-negara dengan populasi jauh lebih kecil justru berhasil menembus batas mereka.

Dilansir dari Planet Football, berikut daftar 10 negara dengan populasi paling kecil yang pernah mencapai Piala Dunia, disusun berdasarkan jumlah penduduk pada masa mereka tampil di turnamen.

10. Slovenia (1,9 juta)

Timnas Slovenia di Kualifikasi Piala Eropa 2024

Sebagai bagian dari Yugoslavia, Slovenia awalnya lebih dikenal lewat bola tangan dan ski. Namun semuanya berubah ketika Zlatko Zahovic membawa mereka menembus Euro 2000 dan kemudian Piala Dunia 2002 setelah menang dramatis atas Rumania di play-off.

Sayangnya, petualangan di Korea Selatan dan Jepang berakhir pahit: tiga kekalahan dan drama internal setelah Zahovic berselisih dengan pelatih. Slovenia kembali lolos pada 2010, termasuk kekalahan tipis 1-0 dari Inggris, dan kini berharap dapat kembali tampil bersama generasi baru berisi Jan Oblak dan Benjamin Sesko.

9. Uruguay (1,9 juta)

Meski kecil, Uruguay adalah raksasa sejarah sepak bola: dua kali juara dunia dan dua emas Olimpiade. Saat menjadi tuan rumah dan juara Piala Dunia 1930, populasi negara ini bahkan belum menyentuh dua juta.

Hingga 2025, Uruguay hanya dihuni sekitar 3,4 juta jiwa, namun tetap konsisten melahirkan talenta kelas dunia.

8. Uni Emirat Arab (1,9 juta)

UEA tampil di Piala Dunia 1990, bahkan sebelum Jepang dan Arab Saudi. Mereka datang ke Italia dengan iming-iming hadiah Rolls-Royce untuk setiap pencetak gol. Namun, hasil akhir berupa tiga kekalahan dari Kolombia, Jerman Barat, dan Yugoslavia.

UEA kini berpeluang kembali tampil pada 2026 jika mampu menghindari hasil buruk dalam laga penentu melawan Qatar.

7. Kuwait (1,5 juta)

Timnas Kuwait, 10. Slovenia (1,9 juta), 9. Uruguay (1,9 juta), 8. Uni Emirat Arab (1,9 juta), 7. Kuwait (1,5 juta), 6. Irlandia Utara (1,4 juta), 5. Trinidad & Tobago (1,3 juta), 4. Paraguay (860.000), 3. Tanjung Verde (528.000), 2. Islandia (340.000), 1. Curacao (185.000)

Timnas Kuwait

Ekspansi peserta menjadi 24 tim pada 1982 membuka jalan bagi Kuwait untuk debut di Piala Dunia. Mereka tampil cukup baik di grup yang sulit bersama Inggris, Prancis, dan Cekoslowakia.

Namun momen paling ikonik justru ketika Pangeran Fahad turun ke lapangan dan memaksa wasit menganulir gol Prancis, peristiwa yang tetap melekat hingga hari ini.

6. Irlandia Utara (1,4 juta)

Hubungan panjang Irlandia Utara dengan Piala Dunia memang mengesankan. Pada 1958, mereka menembus perempat final, mengalahkan Cekoslowakia dan menahan Jerman Barat. Pada 1982, mereka kembali mencetak sejarah dengan mengalahkan tuan rumah Spanyol.

Penampilan terakhir mereka terjadi pada 1986, dan kegagalan di play-off 2018 melawan Swiss menjadi momen paling dekat untuk kembali lolos.

5. Trinidad & Tobago (1,3 juta)

Setelah upaya panjang, Trinidad & Tobago akhirnya debut di Piala Dunia 2006. Mereka tampil impresif dengan menahan imbang Swedia yang diperkuat Henrik Larsson dan Zlatan Ibrahimovic. Inggris bahkan butuh dua gol telat untuk menghindari hasil mengejutkan.

Meski kalah dari Paraguay, penampilan mereka tetap dikenang sebagai salah satu momen terbesar Karibia.

4. Paraguay (860.000)

Pemain Timnas Paraguay di Kualifikasi Piala Dunia, 10. Slovenia (1,9 juta), 9. Uruguay (1,9 juta), 8. Uni Emirat Arab (1,9 juta), 7. Kuwait (1,5 juta), 6. Irlandia Utara (1,4 juta), 5. Trinidad & Tobago (1,3 juta), 4. Paraguay (860.000), 3. Tanjung Verde (528.000), 2. Islandia (340.000), 1. Curacao (185.000)

Pemain Timnas Paraguay di Kualifikasi Piala Dunia

Karena data sensus yang terbatas antara 1924–1936, populasi Paraguay pada Piala Dunia 1930 diperkirakan berkisar 828.968–992.420 jiwa. Namun yang pasti, Paraguay termasuk salah satu negara terkecil yang tampil di edisi perdana turnamen.

Mereka mengalahkan Belgia dan kalah dari Amerika Serikat, lalu berhasil lolos delapan kali lagi, termasuk edisi 2026.

3. Tanjung Verde (528.000)

Salah satu kisah paling mengejutkan Piala Dunia 2026 datang dari Tanjung Verde. Negara kepulauan kecil ini menaklukkan Kamerun untuk memuncaki Grup D CAF dan memastikan tiket pertama mereka.

Berdasarkan ukuran wilayah, mereka adalah negara terkecil yang pernah tampil di Piala Dunia, dan urutan kedua terkecil berdasarkan populasi.

2. Islandia (340.000)

Kisah dongeng Islandia berlanjut setelah keberhasilan mereka menyingkirkan Inggris di Euro 2016. Memuncaki grup kualifikasi Piala Dunia 2018 yang berisi Kroasia, Turki, dan Ukraina merupakan prestasi sensasional.

Mereka mencuri satu poin dari Argentina pada laga pembuka, meski akhirnya tersingkir di fase grup.

1. Curacao (185.000)

Timnas Curacao, 10. Slovenia (1,9 juta), 9. Uruguay (1,9 juta), 8. Uni Emirat Arab (1,9 juta), 7. Kuwait (1,5 juta), 6. Irlandia Utara (1,4 juta), 5. Trinidad & Tobago (1,3 juta), 4. Paraguay (860.000), 3. Tanjung Verde (528.000), 2. Islandia (340.000), 1. Curacao (185.000)

Timnas Curacao

Curacao menjadi negara dengan populasi paling kecil yang pernah lolos ke Piala Dunia 2026. Dengan hanya sekitar 185.000 penduduk, negara ini dipimpin oleh mantan pelatih Sunderland, Dick Advocaat.

Selebrasi mereka memperlihatkan betapa besar arti pencapaian ini bagi pulau kecil tersebut—sebuah bukti bahwa ukuran negara bukanlah penentu prestasi sepak bola.