Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas di Kertanegara, Bahas Pengembangan STEM dan Swasembada Energi-Pangan
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Minggu (19/10) siang.
Rapat tersebut berlangsung bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih dan membahas pengembangan science, technology, engineering, and mathematics (STEM), serta riset teknologi yang mendukung swasembada energi dan pangan di Indonesia.
Menurut informasi dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), rapat terbatas itu dihadiri oleh beberapa menteri, termasuk Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dan Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto.
Presiden Prabowo menilai kemajuan ekonomi dan ketahanan bangsa sangat bergantung pada kemampuan riset serta penguasaan teknologi tinggi, terutama dalam bidang energi, pangan, dan sumber daya alam.
Selain fokus pada pendidikan STEM, Presiden juga menugaskan jajarannya untuk mempercepat riset dan penerapan teknologi guna mencapai swasembada energi dan pangan nasional.
Program penguatan STEM dan riset inovatif yang dicanangkan Presiden Prabowo akan melibatkan kerja sama lintas kementerian dan perguruan tinggi.
Pemerintah juga berencana membuka ruang kemitraan dengan lembaga penelitian, industri nasional, serta sektor swasta untuk mempercepat hilirisasi hasil riset ke tahap penerapan.
Rapat terbatas di Kertanegara menjadi langkah konkret Presiden Prabowo dalam memperkuat arah kebijakan riset dan inovasi nasional.
Melalui pengembangan STEM, pemerintah berharap lahir generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemandirian energi dan pangan.