Cara Menghangatkan Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Tetap Awet dan Enak

Cara Menghangatkan Ketupat agar Tidak Cepat Basi, Tetap Awet dan Enak

Lebaran yang berlangsung beberapa hari mungkin masih menyimpan stok ketupat yang banyak. Untuk menghadapi hal ini, kamu bisa menyimpan ketupat di kulkas kemudian dihangatkan sebelum disantap.

Nah, bagaimana cara menghangatkan ketupat yang tepat agar tidak cepat basi? Dikutip dari , Chef Gatoto Susanto menjelaskan cara yang benar dalam menghangatkan ketupat.

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan saat ingin menghangatkan kembali ketupat sebelum dikonsumsi.

Cara menyimpan ketupat lebaran

Menurut Chef Gatot, ketupat bisa tahan dua sampai tiga hari pada suhu ruang. Namun Gatot menyarankan untuk menyimpan sisa ketupat lebaran di kulkas agar lebih bersih dan tahan lama.

Hal pertama yang bisa kamu lakukan untuk menjaga ketupat tetap awet dan tidak basi adalah memasukkan ketupat ke dalam plastik kedap udara. Selanjutnya, simpan di dalam kulkas.

Selanjutnya, ketupat yang sudah dimasukkan kedalam kulkas biasanya bertahan hingga tujuh hari lamanya dengan penyimpanan yang tepat. Pastikan juga atur suhu kulkas di tiga sampai lima derajat celcius untuk menyimpan ketupat.

Cara menghangatkan sisa ketupat lebaran

Nah, jika kamu harus menghangatkan ketupat sebelum dikonsumsi maka lakukan teknik pengukusan yang tepat. Dalam prosesnya, kamu bisa mengukusnya secara langsung.

Namun dalam buku Hidangan Ketupat Nusantara yang Paling Laku Dijual (2013) kamu bisa menambahkan tips ini dalam menghangatkan ketupat:

  1. Pastikan ketupat sudah dibiarkan sampai dinginnya berkurang dan mencapai suhu ruang.
  2. Selanjutnya, kukus ketupat atau rebus dalam air mendidih selama kurang lebih 30 menit.
  3. Angkat dan tiriskan ketupat.

Perlu diperhatikan jika sisa ketupat Lebaran yang sudah dihangatkan, teksturnya tidak sekenyal saat baru pertama kali dimasak. Namun, untuk rasa tidak ada perubahan yang signifikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang