Hati-Hati, Sajadah Terlalu Empuk Untuk Shalat Ternyata Dilarang Nabi, Kenapa? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Salah satu gerakan yang wajib dilakukan dalam shalat adalah sujud. Jika gerakan ini dilewati maka shalat yang dilakukan tidak sempurna karena meninggalkan salah satu rukunnya.
Berbicara mengenai sujud, Ustaz Adi Hidayat menyebut bahwa ketika sujud ada tujuh anggota tubuh yang harus menempel ke tempat sujud. Tujuh anggota tubuh yakni kening, kedua tangan, kedua lutut dan kedua telapak tangan.
"Kata Ibnu Abbas RA aku diperintahkan sujud dengan 7 anggota tubuh menempel plus satu di hidung. Keningnya menempel, yang paling penting tidak ada penghalang yang langsung menghalangi (kening) saat sujud kecuali hal yang ringan seperti mukena bagi perempuan atau sajadah," kata Ustaz Adi Hidayat dikutip dari saluran YouTube TAMAN BAHAGIA dikutip Kamis 4 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, UAH sapaannya juga sempat menyinggung soal alas shalat yang digunakan saat sujud. Ia mengingatkan umat Islam agar tidak menggunakan sajadah yang terlalu empuk karena hal tersebut tidak sesuai dengan tuntunan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Nabi melarang kita sujud di tempat sujud yang terlampau empuk seperti bantalan. Ada sajadah sekarang, mewah tapi sebenarnya tidak bisa jadi tempat sujud. Itu nggak bisa dilarang oleh nabi," kata beliau lebih lanjut.
UAH menjelaskan larangan tersebut berkaitan dengan kesempurnaan posisi sujud. Menurutnya alas yang terlalu empuk dapat mengurangi kontak kening dengan tempat sujud sehingga tidak menempel secara optimal sebagaimana yang dianjurkan dalam syariat agama.
"Kata Nabi 'kalau engkau sujud tempelkan dengan sempurna sehingga terasa ada penempelan antara kening dengan tempat sujud," katanya.
Lebih lanjut, UAH juga menyinggung soal area tertentu di bagian tengah dahi. Menurutnya, sujud yang dilakukan dengan benar dapat memberikan sensasi tertentu pada bagian tersebut serta berdampak baik bagi tubuh. Ia menjelaskan bahwa sejumlah penelitian pernah mengaitkan area di sekitar dahi dengan respons tertentu pada tubuh ketika seseorang melakukan sujud secara sempurna.
"Sekarang ketika diteliti ilmiah ada titik di sini (kening atas alis) itu enak kayak sujud mengalir ke puncak ke kepala bagian tengah ini (kening) . Biasanya kalau belum sempurna (sujudnya) agak pusing dulu setelah itu nikmat," jelasnya.