Kenapa Seseorang Sering Bangun Jam 3 Pagi? Ini Penjelasan Pakar

Kenapa Seseorang Sering Bangun Jam 3 Pagi? Ini Penjelasan Pakar, Berkaitan dengan Siklus Tidur, Stres dan Pikiran yang Terlalu Aktif, Perubahan Hormon dalam Tubuh, Kebiasaan Sebelum Tidur, Cara Mengurangi Kebiasaan Bangun Tengah Malam

Banyak orang pernah mengalami terbangun tiba-tiba di tengah malam, terutama sekitar pukul 3 pagi.

Setelah terbangun, sebagian orang bahkan sulit untuk kembali tidur karena pikiran terasa aktif atau tubuh terasa gelisah.

Fenomena ini cukup umum terjadi dan sering menimbulkan pertanyaan: mengapa seseorang bisa terbangun pada waktu yang hampir sama setiap malam?

Brian Meusborn, PA-C, asisten dokter di Texas Health Family Care di Flower Mound, menjelaskan bahwa kebiasaan bangun di tengah malam dapat berkaitan dengan siklus tidur, stres, hingga perubahan hormon dalam tubuh, seperti dikutip dari Sleep Foundation.

Berkaitan dengan Siklus Tidur

Selama tidur, tubuh melalui beberapa tahap yang dikenal sebagai siklus tidur, termasuk fase tidur ringan, tidur dalam, dan fase Rapid Eye Movement (REM). Satu siklus tidur biasanya berlangsung sekitar 90 menit.

Seseorang bisa lebih mudah terbangun saat tubuh berada pada fase tidur yang lebih ringan di akhir siklus tersebut.

Jika seseorang tidur sekitar pukul 22.00 atau 23.00, maka beberapa siklus tidur akan berlangsung hingga dini hari.

Pada titik tertentu sekitar pukul 3 pagi, tubuh mungkin berada pada fase tidur yang lebih ringan, sehingga lebih mudah terbangun oleh gangguan kecil seperti suara, cahaya, atau perubahan suhu.

Stres dan Pikiran yang Terlalu Aktif

Stres juga menjadi salah satu penyebab umum seseorang terbangun di tengah malam.

Saat seseorang sedang cemas atau memikirkan banyak hal, tubuh dapat menghasilkan hormon stres seperti kortisol.

Hormon ini membantu tubuh tetap waspada. Ketika kadarnya meningkat pada malam hari, seseorang bisa lebih mudah terbangun dan sulit kembali tidur.

Stres yang tidak terselesaikan sering membuat otak tetap aktif bahkan ketika tubuh sedang beristirahat.

Perubahan Hormon dalam Tubuh

Selain stres, perubahan hormon juga dapat memengaruhi pola tidur seseorang. Tubuh secara alami mengikuti ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur kapan kita merasa mengantuk dan kapan kita terjaga.

Pada dini hari, tubuh mulai mempersiapkan diri untuk bangun dengan meningkatkan produksi hormon tertentu. Pada beberapa orang, perubahan ini bisa membuat mereka terbangun lebih awal dari biasanya.

Kondisi ini juga lebih sering dialami oleh orang yang sedang mengalami kelelahan, perubahan rutinitas, atau gangguan tidur seperti insomnia.

Kebiasaan Sebelum Tidur

hari juga dapat memengaruhi kualitas tidur. Misalnya:

  • menggunakan ponsel atau menatap layar terlalu lama sebelum tidur
  • mengonsumsi kafein di malam hari
  • tidur dengan jadwal yang tidak teratur

Kebiasaan tersebut dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh, sehingga seseorang lebih mudah terbangun di tengah malam.

Kenapa Seseorang Sering Bangun Jam 3 Pagi? Ini Penjelasan Pakar, Berkaitan dengan Siklus Tidur, Stres dan Pikiran yang Terlalu Aktif, Perubahan Hormon dalam Tubuh, Kebiasaan Sebelum Tidur, Cara Mengurangi Kebiasaan Bangun Tengah Malam

Ilustrasi tidur. Penelitian terbaru menemukan lima tipe pola tidur yang ternyata berkaitan dengan risiko depresi, gaya hidup berisiko, hingga penyakit jantung.

Cara Mengurangi Kebiasaan Bangun Tengah Malam

Untuk membantu tidur lebih nyenyak, para ahli biasanya menyarankan beberapa langkah sederhana, seperti:

  • menjaga jadwal tidur yang konsisten setiap hari
  • menghindari kafein pada sore dan malam hari
  • mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur
  • menciptakan suasana kamar yang nyaman dan gelap

Jika kebiasaan terbangun di tengah malam terjadi terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Pada dasarnya, bangun di tengah malam sesekali merupakan hal yang normal.

Namun jika terjadi terlalu sering, hal ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh atau pikiran sedang membutuhkan istirahat yang lebih baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang