Kenapa Kita Bisa Bermimpi Aneh Saat Stres? Ini Penjelasan Ilmiahnya

tidur, Kenapa Kita Bisa Bermimpi Aneh Saat Stres? Ini Penjelasan Ilmiahnya, Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Stres Membuat Emosi Lebih Dominan dalam Mimpi, Pikiran yang Belum Selesai Terbawa ke Dalam Mimpi, Kualitas Tidur yang Terganggu

Pernah mengalami mimpi yang terasa sangat aneh, kacau, atau bahkan menegangkan saat sedang banyak pikiran?

Misalnya mimpi dikejar sesuatu, tersesat, terlambat datang ke suatu tempat, atau mengalami situasi yang terasa tidak masuk akal.

Fenomena ini ternyata cukup umum terjadi. Dikutip dari Verywell Mind, stres dapat memengaruhi cara otak memproses emosi dan pengalaman selama tidur, yang kemudian memunculkan mimpi yang lebih intens atau tidak biasa.

Lalu, mengapa stres bisa membuat mimpi terasa lebih aneh atau lebih nyata? Berikut penjelasan ilmiahnya.

Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur

Saat tidur, terutama pada fase Rapid Eye Movement (REM), otak masih bekerja cukup aktif. Pada fase ini, sebagian besar mimpi terjadi.

Dilansir dari Sleep Foundation, fase REM berperan penting dalam memproses emosi, ingatan, dan pengalaman yang terjadi sepanjang hari.

Ketika seseorang sedang mengalami stres, kecemasan, atau tekanan emosional, otak akan mencoba “mengolah” perasaan tersebut saat tidur.

Akibatnya, emosi yang kuat bisa muncul dalam bentuk mimpi yang terasa lebih intens, aneh, atau bahkan menegangkan.

Stres Membuat Emosi Lebih Dominan dalam Mimpi

Stres biasanya berkaitan dengan perasaan seperti cemas, takut, atau tidak aman. Emosi-emosi ini dapat memengaruhi aktivitas bagian otak yang disebut amigdala, yaitu area yang berperan dalam memproses emosi.

Saat seseorang sedang stres, amigdala menjadi lebih aktif. Aktivitas ini bisa membuat mimpi menjadi lebih emosional, dramatis, atau terasa tidak logis.

Karena mimpi merupakan hasil “campuran” memori, emosi, dan imajinasi, otak bisa menggabungkan berbagai pengalaman menjadi cerita yang terasa aneh atau tidak masuk akal.

tidur, Kenapa Kita Bisa Bermimpi Aneh Saat Stres? Ini Penjelasan Ilmiahnya, Otak Tetap Aktif Saat Kita Tidur, Stres Membuat Emosi Lebih Dominan dalam Mimpi, Pikiran yang Belum Selesai Terbawa ke Dalam Mimpi, Kualitas Tidur yang Terganggu

Ilustrasi mimpi buruk. Penelitian terbaru menunjukkan mimpi buruk yang sering dialami pada usia paruh baya dan lanjut bisa menjadi tanda awal meningkatnya risiko demensia di kemudian hari.

Pikiran yang Belum Selesai Terbawa ke Dalam Mimpi

Stres juga sering membuat seseorang terus memikirkan suatu masalah, bahkan setelah mencoba beristirahat. Pikiran yang belum terselesaikan ini dapat terbawa hingga ke dalam mimpi.

Fenomena ini dikenal sebagai cara otak untuk memproses atau mengatur ulang pengalaman emosional.

Dalam beberapa kasus, mimpi bahkan bisa mencerminkan kekhawatiran yang sedang dialami seseorang di kehidupan nyata.

Misalnya, seseorang yang sedang tertekan karena pekerjaan mungkin lebih sering bermimpi tentang terlambat, gagal menyelesaikan tugas, atau berada dalam situasi yang membuatnya panik.

Kualitas Tidur yang Terganggu

Selain memengaruhi emosi, stres juga dapat mengganggu kualitas tidur. Orang yang sedang stres cenderung:

  • lebih sulit tertidur
  • lebih sering terbangun di malam hari
  • mengalami tidur yang tidak nyenyak

Gangguan ini bisa membuat seseorang lebih mudah mengingat mimpi, termasuk mimpi yang terasa aneh atau tidak biasa.

Cara Mengurangi Mimpi Aneh karena Stres

Meski mimpi aneh akibat stres cukup normal, ada beberapa cara yang dapat membantu mengurangi frekuensinya, seperti:

  • menjaga jadwal tidur yang konsisten
  • mengurangi penggunaan gadget sebelum tidur
  • melakukan relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam
  • menuliskan pikiran atau kekhawatiran sebelum tidur

Mimpi yang terasa aneh sering kali merupakan cara otak memproses emosi dan pengalaman yang belum selesai. Jika mengganggu keseharian, tak ada salahnya untuk berkonsultasi ke psikolog atau psikiater.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang