Top 13+ Tanda Tubuh Sehat yang Sering Disalahartikan Menurut Dokter

tanda tubuh sehat, 13 Tanda Tubuh Sehat yang Sering Disalahartikan Menurut Dokter, 1. Sering buang gas (kentut), 2. Libido meningkat di tengah siklus, 3. Perubahan tekstur cairan vagina, 4. Ukuran payudara tidak sama, 5. Rambut sedikit berminyak setelah keramas, 6. Mengantuk di waktu yang sama setiap malam, 7. Tidak menggertakkan gigi saat tidur, 8. Rambut rontok dalam jumlah wajar, 9. Lidah merah muda dengan lapisan putih tipis, 10. Ada bulan sabit putih di kuku, 11. Kotoran telinga cukup banyak, 12. Rasa percaya diri meningkat di tengah siklus haid, 13. Bentuk feses seperti sosis

Tubuh sering menunjukkan tanda-tanda yang dianggap aneh, padahal justru bisa menjadi sinyal bahwa kondisi kesehatan sedang baik.

Mulai dari hal sederhana seperti buang gas hingga perubahan kecil pada kuku atau rambut, banyak orang langsung menganggapnya sebagai masalah.

Melansir Women's Health (16/4/2026), dokter umum sekaligus pendiri the one., Ravina Bhanot, menjelaskan bahwa sebagian tanda tersebut justru menunjukkan tubuh bekerja normal.

13 tanda tubuh sehat

Berikut 13 tanda tubuh sehat yang sering disalahartikan.

1. Sering buang gas (kentut)

Buang gas dalam jumlah kecil dan rutin sering dianggap memalukan. Padahal, kondisi ini menandakan bakteri usus aktif memecah makanan.

“Jumlah kecil gas yang keluar secara rutin menunjukkan bakteri usus bekerja dengan baik,” kata Dr Bhanot.

2. Libido meningkat di tengah siklus

tanda tubuh sehat, 13 Tanda Tubuh Sehat yang Sering Disalahartikan Menurut Dokter, 1. Sering buang gas (kentut), 2. Libido meningkat di tengah siklus, 3. Perubahan tekstur cairan vagina, 4. Ukuran payudara tidak sama, 5. Rambut sedikit berminyak setelah keramas, 6. Mengantuk di waktu yang sama setiap malam, 7. Tidak menggertakkan gigi saat tidur, 8. Rambut rontok dalam jumlah wajar, 9. Lidah merah muda dengan lapisan putih tipis, 10. Ada bulan sabit putih di kuku, 11. Kotoran telinga cukup banyak, 12. Rasa percaya diri meningkat di tengah siklus haid, 13. Bentuk feses seperti sosis

Ilustrasi sehat dan bugar. Dokter mengungkap sejumlah perubahan tubuh yang sering dianggap aneh, padahal justru menjadi tanda bahwa kondisi kesehatan sedang baik.

Peningkatan hasrat seksual di pertengahan siklus menstruasi sering membuat bingung. Kondisi ini sebenarnya berkaitan dengan peningkatan hormon estrogen dan testosteron.

Hal tersebut menjadi tanda sistem reproduksi berfungsi normal.

3. Perubahan tekstur cairan vagina

Perubahan tekstur cairan vagina sepanjang bulan sering menimbulkan kekhawatiran. Padahal, perubahan ini mencerminkan mikrobioma vagina yang stabil.

Kondisi tersebut juga menunjukkan tingkat kesuburan yang baik.

4. Ukuran payudara tidak sama

Banyak orang merasa khawatir karena ukuran payudara tidak simetris. Menurut Dr Bhanot, hal ini merupakan bagian dari perkembangan alami tubuh.

“Ketidaksimetrisan alami pada payudara adalah hal yang normal,” ujarnya.

5. Rambut sedikit berminyak setelah keramas

tanda tubuh sehat, 13 Tanda Tubuh Sehat yang Sering Disalahartikan Menurut Dokter, 1. Sering buang gas (kentut), 2. Libido meningkat di tengah siklus, 3. Perubahan tekstur cairan vagina, 4. Ukuran payudara tidak sama, 5. Rambut sedikit berminyak setelah keramas, 6. Mengantuk di waktu yang sama setiap malam, 7. Tidak menggertakkan gigi saat tidur, 8. Rambut rontok dalam jumlah wajar, 9. Lidah merah muda dengan lapisan putih tipis, 10. Ada bulan sabit putih di kuku, 11. Kotoran telinga cukup banyak, 12. Rasa percaya diri meningkat di tengah siklus haid, 13. Bentuk feses seperti sosis

Ilustrasi rambut kering. Dokter mengungkap sejumlah perubahan tubuh yang sering dianggap aneh, padahal justru menjadi tanda bahwa kondisi kesehatan sedang baik.

Rambut yang terasa berminyak satu atau dua hari setelah keramas sering dianggap masalah. Padahal, kondisi ini menunjukkan produksi minyak alami (sebum) berjalan normal.

Hal ini berkaitan dengan keseimbangan hormon tubuh.

6. Mengantuk di waktu yang sama setiap malam

Rasa mengantuk yang muncul secara konsisten sering dianggap kebiasaan biasa. Padahal, ini menandakan ritme sirkadian tubuh bekerja dengan baik.

“Ini menunjukkan hormon melatonin dan sistem saraf berada dalam kondisi selaras,” jelas Dr Bhanot.

7. Tidak menggertakkan gigi saat tidur

Tidak adanya kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur sering tidak disadari. Kondisi ini menandakan tingkat stres kronis yang rendah.

Selain itu, sistem saraf juga berada dalam kondisi stabil.

8. Rambut rontok dalam jumlah wajar

Rambut rontok sering dianggap tanda masalah kesehatan. Padahal, rambut memiliki siklus alami tumbuh dan rontok.

“Kerontokan dalam jumlah normal adalah bagian dari proses alami,” kata Dr Bhanot.

9. Lidah merah muda dengan lapisan putih tipis

Lidah sering dianggap harus selalu bersih tanpa lapisan. Padahal, lapisan putih tipis pada lidah menunjukkan hidrasi yang baik.

Kondisi ini juga mencerminkan pencernaan dan mikrobioma mulut yang sehat.

10. Ada bulan sabit putih di kuku

Bentuk bulan sabit putih di pangkal kuku sering tidak diperhatikan. Padahal, ini menunjukkan matriks kuku yang sehat.

Matriks kuku adalah jaringan yang berperan dalam pertumbuhan kuku.

11. Kotoran telinga cukup banyak

Kotoran telinga sering dianggap sebagai tanda kebersihan yang buruk. Padahal, kotoran telinga berfungsi melindungi telinga dari bakteri.

“Kotoran telinga membantu mengeluarkan kotoran dan melindungi telinga,” jelas Dr Bhanot.

12. Rasa percaya diri meningkat di tengah siklus haid

Perubahan suasana hati, termasuk rasa percaya diri yang meningkat, sering dianggap tidak stabil. Padahal, kondisi ini berkaitan dengan puncak hormon estrogen.

Hal tersebut menjadi tanda ovulasi yang sehat.

13. Bentuk feses seperti sosis

Bentuk feses jarang diperhatikan sebagai indikator kesehatan.

Padahal, feses dengan bentuk seperti sosis sesuai Bristol Stool Chart tipe 3–4 menunjukkan kondisi usus optimal.

Kondisi ini menandakan sistem pencernaan bekerja dengan baik.

Dr Bhanot menegaskan bahwa memahami sinyal tubuh dapat membantu seseorang tidak mudah panik terhadap perubahan yang sebenarnya normal.

Namun, jika muncul perubahan yang terasa tidak biasa atau mengganggu, pemeriksaan ke tenaga medis tetap diperlukan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang