3 Kategori Produk Paling Diburu Warga Usai Lebaran, Nomor 1 Bahan Makanan
Masalah ibu rumah tangga (IRT) setelah Lebaran adalah stok kebutuhan seketika menipis drastis. Kondisi ini lantaran aktivitas dapur meningkat seiring silaturahmi sanak saudara di momen Hari Raya Idul Fitri.
Perubahan pola konsumsi pun jelas terlihat di mana sebelumnya Lebaran pengeluaran lebih banyak terserap untuk kebutuhan untuk persiapan Hari Raya, seperti kue kering, hampers, hingga fesyen. Setelah Lebara, fokus pengeluaran beralih ke kebutuhan dasar sehari-hari.
Sehingga momen setelah Lebaran sering kali jadi fase ‘reset’ di rumah karena sejumlah kebutuhan paling cepat menipis. Lantas, apa saja kategori produk yang paling banyak diburu usai Lebaran?
1. Bahan Makanan
ilustrasi daging
Kebutuhan dapur menjadi yang paling cepat habis setelah Lebaran. Mulai dari sayur mayur, telur, daging, hingga beras dan minyak goreng kembali menjadi prioritas utama.
Setelah menyantap hidangan khas Lebaran, banyak masyarakat mulai kembali ke pola makan yang lebih sehat dan seimbang. Alhasil, aktivitas memasak di rumah pun meningkat sehingga stok bahan makanan cepat menipis dan perlu segera diisi ulang.
2. Produk Personal Care dan Suplemen Kesehatan
Kedua adalah produk perawatan diri juga menjadi kategori yang banyak dicari. Mulai dari sabun mandi, sampo, facial wash, skincare, hingga vitamin menjadi kebutuhan penting setelah aktivitas silaturahmi yang padat.
Mobilitas tinggi serta interaksi dengan banyak orang membuat penggunaan produk personal care meningkat signifikan selama Lebaran. Tak heran jika setelahnya, masyarakat perlu melakukan restock agar rutinitas tetap terjaga.
3. Perlengkapan Kebersihan Rumah dan Laundry
Ilustrasi mencuci baju.
Kategori berikutnya yang banyak dibeli masyarakat setelah Lebaran adalah perlengkapan kebersihan rumah. Produk seperti deterjen, sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, hingga tisu menjadi kebutuhan yang cepat habis.
Padatnya aktivitas bersih-bersih rumah selama Lebaran, ditambah intensitas penggunaan yang tinggi, membuat stok produk ini menurun drastis. Kebutuhan untuk menjaga kebersihan rumah pasca-Lebaran pun menjadi prioritas.
Platform Online Jadi Pilihan saat Kebutuhan Menipis
Di tengah meningkatnya kebutuhan tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada kondisi di mana sebagian toko kelontong belum sepenuhnya beroperasi.
Kondisi ini mendorong masyarakat untuk mencari alternatif pemenuhan kebutuhan melaui platform belanja online. Momentum menipisnya stok kebutuhan esensian dimanfaatkan oleh Blibli untuk menghadirkan program Blibli Pay Day yang berlangsung pada 25–27 Maret 2026.
Head of Campaign Blibli, Indra Perdana, mengatakan kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat setelah Lebaran sementara aktivitas fisik belum sepenuhnya pulih.
“Kami melihat pelanggan semakin mengandalkan belanja online untuk memastikan kebutuhan tetap terpenuhi dengan mudah dan nyaman,” ujar Indra dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 25 Maret 2026.
Melalui periode ini, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kemudahan belanja. Misalnya extra voucher diskon hingga 25 persen dan gratis ongkir.
Pengalaman belanja ini semakin nyaman dengan dukungan layanan antara lain dari jaminan produk 100 persen asli (original), gratis perlindungan lengkap, hingga retur tanpa alasan apa pun, sehingga setiap transaksi terasa lebih praktis dan memberikan rasa tenang.
Jadi, meski warung favoritmu masih tutup dan kebutuhan harian mulai menipis, Anda tetap punya alternatif untuk belanja praktis dan efisien.