Pakar Ingatkan Risiko Kontaminasi Kimia pada Bahan Makanan Sehari-hari
Bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari ternyata tidak selalu sepenuhnya aman dari risiko kontaminasi bahan kimia.
Kontaminasi ini bisa berasal dari proses produksi, penyimpanan, hingga penggunaan pestisida tidak sesuai aturan.
Jika dikonsumsi dalam jangka panjang, paparan bahan kimia tertentu pada makanan dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan tubuh.
Dilansir dari Antara sebuah penelitian terbaru menyebutkan jika kemungkinan paparan pestisida pada bahan makanan bisa menjadi faktor risiko kanker paru-paru.
Risiko kontaminasi kimia pada bahan masakan
Dalam studi yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan America Association of Cancer, para peneliti meluncurkan Proyek Epidemiologi Kanker Paru-paru pada Usia Muda yang
mencakup survey terhadap 187 orang yang didiagnosis menderita kanker paru-paru pada usia 50 tahun.
Sebagian besar pasien tidak pernah merokok, maka dari itu bentuk kanker pada pasien ini memiliki bentuk yang berbeda dengan kanker paru yang dimiliki pada paru-paru perokok.
Selanjutnya, peneliti menganalisis pola makan peserta menggunakan Indeks Makan Sehat (Healthy Eating Index) yang membandingkan dengan pola makan harian masyarakat Amerika pada umumnya.
Hasilnya, pasien kanker paru-paru muda yang berpartisipasi dalam penelitian memiliki skor HEI rata-rata 65 dari 100 lebih tinggi dari rata-rata nasional di Amerika Serikat.
Secara umum pasien kanker paru-paru muda ini lebih banyak memakan porsi buah, sayur, dan biji-bijian utuh per hari.
Pasien kanker paru-paru muda mengkonsumsi 4,3 porsi sayuran hijau gelap dan kacang-kacangan serta 3,9 porsi biji-bijian utuh setiap hari.
Ahli onkologi medis dan spesialis kanker paru-paru di USC Los Angeles Jorge Nieva, menjelaskan bahwa kanker yang muncul dalam tubuh pasien kemungkinan peran pestisida pada sayur yang dikonsumsi.
Ia menyampaikan bahwa orang yang bekerja di bidang pertanian bagian penyemprotan pestisida memiliki risiko lebih tinggi kanker paru-paru.
Namun, sejumlah peneliti lain seperti Roberto Pili menyebutkan jika penelitian ini masih perlu dikaji lebih dalam dan lebih lanjut mengenai potensi terpaparnya pestisida, konsumsi produk pertanian dan risiko kanker paru-paru.
Meski begitu, konsumen juga dihimbau untuk selalu mencuci bahan makanan sebelum dikonsumsi terlepas apakah produk tersebut organik atau konvensional.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang