Jadi Dirut BPJS Kesehatan, Kekayaan Prihati Pujowaskito Tembus Rp 7 Miliar
Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan susunan baru Dewan Pengawas serta Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk masa jabatan 2026–2031.
Dalam keputusan tersebut, Mayjen TNI (Purn) dr. Prihati Pujowaskito ditunjuk sebagai Direktur Utama BPJS Kesehatan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, penetapan ini sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Pengawas serta Keanggotaan Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.
"Penetapan ini merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan kesinambungan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," ujar Rizzky, dikutip dari Antara, Kamis (19/2/2026).
Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon-calon yang diajukan Presiden melalui Komisi IX.
Proses tersebut dilanjutkan dengan persetujuan dalam Rapat Paripurna sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengangkatan Dewan Pengawas dan Direksi ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
Profil Prihati Pujowaskito
Dilansir dari Tribunnews, Senin (30/10/2023), Prihati Pujowaskito lahir di Solo, Jawa Tengah, pada 29 Maret 1967. Ia memulai karier militer setelah lulus dari Sepa PK TNI tahun 1990.
Ia melajutkan studinya ke Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) Solo dan lulus 1994, Sussarcabkes 1998, Selapakes 2007, serta gelar magister yang diselesaikan pada 2016.
Sepanjang kariernya di bidang kesehatan militer, ia pernah bertugas di berbagai posisi strategis di Kopassus, antara lain Gumil Gol VIII Pusdikpassus (1995–1996), Pakesyon 41 Grup 4 Kopassus (1997–1998), Pakesyon 42 Grup 4 Kopassus (1999–2000), dan Pakesyon 21 Grup 2 Kopassus (2001–2002).
Kemudian, ia melanjutkan pengabdian di rumah sakit militer dengan jabatan seperti Pamen Ditkesad Dikspes Jantung, Kasubdep Jantung RS Dustira Kesdam III (2007), Kadep THT Mata/Kulit RS Dustira Dam III (2010), Sub Smf Kardioangioplasti-1 Gol IV/Kol Dep Jantung RSPAD Gatot Soebroto (2018), serta Ketua Medik Rumah Sakit Gatot Soebroto (2021).
Pada 2023, ia dipercaya menjadi Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Pertahanan (Unhan).
Harta Kekayaan Prihati Pujowaskito
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 20 Agustus 2025, total kekayaan yang dilaporkan oleh Prihati Pujowaskito mencapai Rp 7.073.749.029.
Berikut rincian harta kekayaannya:
Tanah dan bangunan:
- Tanah dan bangunan seluas 140 m²/140 m² di Kota Cimahi, hasil sendiri, Rp 2.000.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 135 m²/135 m² di Kabupaten Sukoharjo, hasil sendiri, Rp 700.000.000
- Tanah seluas 20.000 m² di Kabupaten Garut, hasil sendiri, Rp 100.000.000
- Tanah seluas 10.000 m² di Kabupaten Garut, hasil sendiri, Rp 100.000.000
- Tanah seluas 2.500 m² di Kabupaten Garut, hasil sendiri, Rp 100.000.000
- Bangunan seluas 36 m² di Kota Cimahi, hasil sendiri, Rp 200.000.000
- Bangunan seluas 500 m² di Kota Cimahi, hasil sendiri, Rp 200.000.000
- Bangunan seluas 500 m² di Kota Cimahi, hasil sendiri, Rp200.000.000.
Kendaraan:
- Mobil Hyundai Ioniq tahun 2022, hasil sendiri, Rp700.000.000
- Mobil Honda Jazz CVT tahun 2020, hasil sendiri, Rp225.000.000.
Harta lainnya:
- Harta bergerak lainnya, Rp100.000.000.
- Kas dan setara kas, Rp2.448.749.029.