Cara Efektif Mencegah Kebocoran Gas pada Kompor agar Rumah Tetap Aman
Bagi sebagian orang, menggunakan kompor gas di rumah bisa terasa cukup rumit. Meski memiliki banyak keunggulan, kekhawatiran akan risiko kebocoran gas sering kali menjadi hal yang paling ditakuti.
Selain bisa menyebabkan ledakan atau kebakaran, kebocoran gas juga bisa menganggu masalah kesehatan. Namun tak perlu khawatir, kebocoran gaas bisa dicegah selama kita tau caranya. Lantas apa saja yang perlu diketahui untuk menghindari kebocoran gas?
Berikut ini 3 tips penting mencegah kebocoran gas dari kompor seperti melansir laman bhg.com Jumat 17 April 2026.
1. Pasang Detektor Gas
Detektor gas sangat direkomendasikan untuk rumah yang menggunakan kompor gas. Alat ini dirancang untuk mendeteksi kebocoran gas mudah terbakar seperti metana, propana, atau butana yang sebenarnya tidak berbau. Untuk hasil maksimal, alat ini sebaiknya dipasang rendah di dekat peralatan gas, karena sebagian besar gas mudah terbakar lebih berat daripada udara.
2. Pasang Detektor Karbon Monoksida
Penting untuk dipahami bahwa detektor gas berbeda dengan detektor karbon monoksida (CO). Detektor gas mendeteksi gas mudah terbakar seperti metana, propana, atau butana. Sementara itu, detektor CO secara khusus mendeteksi karbon monoksida, yaitu gas beracun yang jauh lebih berbahaya karena tidak berbau dan tidak terlihat.
Untuk perlindungan maksimal, pasang detektor karbon monoksida di dekat dapur, di semua kamar tidur, dan di setiap lantai rumah. Alat ini sebaiknya dipasang setinggi mata atau lebih tinggi agar dapat bekerja optimal dalam mendeteksi kualitas udara.
3. Lakukan Perawatan dan Pemeriksaan Rutin
Perawatan rutin adalah salah satu cara terbaik untuk mencegah kebocoran sebelum terjadi. Lakukan pemeriksaan setidaknya setahun sekali oleh teknisi berlisensi untuk mengecek saluran gas, sambungan, dan kondisi perangkat.
Anda juga perlu mengganti selang gas yang sudah aus, terutama pada kompor yang menggunakan sambungan fleksibel.
Selain itu, Anda bisa melakukan pengecekan sederhana sendiri dengan memperhatikan warna api kompor. Api yang sehat berwarna biru.
Terkait dengan kompor gas, baru-baru ini MODENA menawarkan dua tipe kompor gas tanam terbaru dalam lini velvet series, seri flagship kitchen appliances yang menggabungkan teknologi dengan desain finishing matte yang elegan dan low maintenance.
Salah satu kelebihan dari kompor gas ini adalah dilengkapi dengan gas safety lock yang memberikan perlindungan ekstra saat memasak. Melalui sensor thermocouple, aliran gas akan otomatis terhenti ketika api tiba-tiba padam, sehingga meminimalkan risiko kebocoran gas. Selain itu, penggunaan material brass pada tungku membuat kompor lebih kokoh dan stabil, bahkan saat digunakan untuk memasak dalam jumlah besar dengan durasi yang lebih lama.
Selain itu, kompor tanam ini otomatis in sync dengan cooker hood. Untuk kenyamanan maksimal, Built-in Hob BH 8725 HABK dan BH 8725 HAGY dapat terhubung secara otomatis dengan Chimney Cooker Hood pada tipe yang sama. Teknologi sinkronisasi ini memungkinkan kedua perangkat bekerja selaras untuk mengoptimalkan performa dapur. Melalui sistem ini, cooker hood akan secara otomatis menyesuaikan daya hisap berdasarkan intensitas api yang digunakan pada kompor.
Ilustrasi kompor tanam
Kompor series ini juga memiliki tingkatan api paling lengkap di kelas kompor gas. Pada seri Built-in Hob BH 2723 JABM dan BH 2933 JABM melalui fitur 9 Step Flame Control. Dengan jumlah tingkatan panas yang lebih banyak, pengguna kini dapat mengontrol api dengan range yang jauh lebih luas dan presisi, menyesuaikan kebutuhan memasak dari api kecil hingga besar dengan lebih akurat.
Kontrol api yang presisi ini memberikan fleksibilitas lebih dalam berbagai proses memasak. Mulai dari menjaga api kecil saat melelehkan cokelat atau membuat saus agar tidak gosong, hingga api besar untuk menumis atau memasak cepat dengan teknik high heat.
”Melalui Velvet Series, kami menghadirkan kompor gas tanam yang telah didukung teknologi paling canggih untuk menjawab kebutuhan konsumen modern,” kata Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya dalam keterangannya.