Harga Makin Murah, Begini Cara Aman Beli Mobil Listrik Bekas
Minat terhadap mobil listrik bekas semakin meningkat seiring turunnya harga di pasar. Namun, berbeda dengan mobil konvensional, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tangan kedua.
Kabar baiknya, tidak semua pengecekan harus dilakukan di bengkel resmi. Calon pembeli juga bisa melakukan pemeriksaan awal secara mandiri untuk memastikan kondisi unit masih layak pakai.
Disadur VIVA Otomotif dari Slashgear, Senin 6 April 2026, hal pertama yang wajib diperhatikan adalah indikator baterai dan estimasi jarak tempuh. Saat mobil dinyalakan, perhatikan sisa daya serta range yang ditampilkan. Jika dalam kondisi baterai penuh namun jarak tempuh terlihat jauh di bawah normal, ada kemungkinan kesehatan baterai sudah menurun.
Selain itu, perhatikan proses pengisian daya. Jika memungkinkan, coba lakukan charging singkat. Sistem pengisian yang normal akan berjalan stabil tanpa kendala. Jika terasa lambat atau tidak konsisten, bisa menjadi tanda adanya masalah pada baterai atau sistem kelistrikan.
Saat melakukan test drive, dengarkan suara dan rasakan getaran mobil. Mobil listrik pada umumnya memiliki karakter halus dan senyap. Jika muncul bunyi aneh atau getaran tidak wajar, bisa jadi ada gangguan pada motor listrik atau komponen kaki-kaki.
Respons akselerasi juga bisa menjadi indikator penting. Mobil listrik dikenal responsif sejak pedal diinjak. Jika terasa lambat atau tidak bertenaga, patut diwaspadai karena bisa berkaitan dengan performa baterai atau sistem penggerak.
Pemeriksaan sederhana juga bisa dilakukan pada bagian port charger. Pastikan tidak ada karat, kotoran, atau kerusakan pada pin konektor. Kondisi port yang kurang baik bisa menghambat proses pengisian daya di kemudian hari.
Selanjutnya, cek panel dashboard untuk memastikan tidak ada lampu indikator peringatan yang menyala, khususnya yang berkaitan dengan sistem baterai atau kelistrikan. Hal ini penting karena perbaikan pada sistem EV umumnya tidak murah.
Fitur pendukung seperti AC juga perlu diuji. Pada mobil listrik, sistem pendingin tidak hanya untuk kenyamanan kabin, tetapi juga berperan menjaga suhu baterai tetap optimal.
Jangan lupa memeriksa kondisi ban dan kaki-kaki. Bobot mobil listrik yang cenderung lebih berat membuat komponen ini lebih cepat aus. Perhatikan keausan ban serta dengarkan bunyi saat melewati jalan tidak rata.
Terakhir, cek kondisi interior dan fitur elektronik seperti layar infotainment, kamera, dan sensor parkir. Pastikan semuanya berfungsi normal, karena hampir seluruh sistem pada mobil listrik bergantung pada komponen elektronik.